oleh

Ringankan Pajak, Bangga Pakai DC

MAMUJU – Pemprov Sulbar membuka kesempatan bagi pemilik kendaraan bermotor agar melakukan penertiban pajak kendaraan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Sulbar Amujib mengatakan, dua tahun pandemi ditambah bencana gempa bumi tentunya terdapat sejumlah pemilik kendaraan yang terbebani dalam melakukan pembayaran pajak.

Atas dasar itu, melalui program Anugerah Buat Masyarakat (ABM), pihaknya meringankan beban pajak bagi masyarakat. “Program ini sebagai bentuk keprihatinan kepada masyarakat. Dimana saat ini pandemi Covid-19, belum lagi pasca bencana gempa bumi membuat perekonomian masyarakat menurun. Sehingga kita berharap dengan kebijakan ini, dapat meringankan beban masyarakat,” ujar Amujib, Selasa 31 Agustus.

Amujib mengaku, digagasya program ABM sebagai persembahan kepada masyarakat menjelang Hari Jadi Sulbar ke 17 Tahun.

Disebutkan, melalui program ABM, dua poin yang bisa dimafaatkan masyarakat, yakni pemenghapusan denda kendaraan bermotor dan penghapusan bea balik nama Kedua (BBN2) dari non DC dan DC ke DC dalam wilayah Sulbar.

Lanjut Amujib, meski tidak ada dalam sisi pendapatan, namun program ABM sendiri tidak menjadikan pendapatan sebagai tujuan melainkan bagaimana masyarakat tidak terbebani. Dengan begitu pula, maka pembayaran pajak dapat ditertibkan.

Kabid Perencanaan Pendapatan dan IT BPKPD Sulbar Murdanil mengatakan, program ABM sendiri mulai bejalan 1 September hingga 30 November 2021. Dia berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan itu.

Hal lain yang ditekankan dalam program itu adalah bangga menggunakan plat DC. Karena itu, pihaknya memfasilitasi penghapusan bea balik nama kedua (BBN2) dari Non DC dan DC, agar seluruh masyarakat di Sulbar menggunakan DC.

“Kita mau seluruh masyarakat Sulbar menggunakan DC, itu sudah ada ketentuannya, kalau tiga bulan sudah berdomisili di Sulbar itu bisa balik nama dari Non DC ke DC,” tutup Murdanil. (imr/ham)

Komentar

News Feed