oleh

Rekonstruksi Perkara Suap Papua Barat di Kompleks DPR

JAWAPOS.COM–Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar rekonstruksi terkait perkara dugaan suap dalam pengurusan Dana Perimbangan pada APBN-P 2017 dan APBN 2018 untuk Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua. Rekonstruksi tersebut dilakukan di Kompleks DPR RI, Kalibata, Jakarta Selatan.

”Siang ini tim sedang lakukan kegiatan rekonstruksi kasus dugaan suap terkait pengurusan dana perimbangan daerah untuk Kabupaten Pegunungan Arfak dengan tersangka NPS (Natan Pasomba) di kompleks DPR-RI, Kalibata,” kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, Senin 22 Juli, di Gedung KPK.

Mantan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) ini menerangkan, rekonstruksi dilakukan untuk mengonfirmasi sejumlah bukti yang sebelumnya telah diperoleh terkait perkara ini. Namun, Febri belum bisa merinci berapa banyak adegan yang dilakukan dalam rekonstruksi tersebut.

”Proses masih berjalan,” ucap Febri.

Selain Natan, KPK telah menetapkan anggota DPR RI, Sukiman sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Sukiman diduga menerima uang suap dari Natan sebesar Rp 2,65 miliar dan USD 22 ribu, melalui sejumlah perantara.

Uang suap tersebut bertujuan untuk mengatur alokasi anggaran dana perimbangan daerah pada APBN-P 2017 dan APBN-P 2018. Untuk Kabupaten Arfak mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada APBN-P 2017 sebesar Rp 49,915 miliar dan alokasi DAK pada APBN 2018 sebesar Rp 79,9 miliar.

Kasus yang menjerat Sukiman dan Natan merupakan pengembangan dari kasus suap yang menjerat anggota Komisi XI dari Fraksi Demokrat Amin Santono, Kasie Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemkeu) Yaya Purnomo, Konsultan bernama Eka Kamaludin, dan kontraktor Ahmad Ghiast.

Keempat orang tersebut telah divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor Jakarta. Amin Santono dan Eka Kamaludin dihukum 8 tahun pidana penjara, Yaya Purnomo 6,5 tahun pidana penjara dan Ahmad Ghiast dihukum 2 tahun pidana penjara. (ridwan/estu/jwc)

Komentar

News Feed