oleh

Rehabilitasi Rujab Bupati Mamuju Dianggarkan Rp 3,6 Miliar

-Mamuju-1.782 views

MAMUJU – Pemkab Mamuju mengalokasikan anggaran Rp 3,6 miliar untuk rehabilitasi Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Mamuju, Sapota.

Anggaran tersebut tercantum dalam APBD Mamuju tahun anggaran 2020. Menyusul setelah rubuhnya atap Sapota, beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mamuju, Awaluddin Latief menjelaskan, besaran anggaran tersebut sesuai tingkat kerusakan. “Banyak yang perlu dibenahi, bukan cuman mengganti atap saja,” ujar jelas Awaluddin, Rabu 26 Agustus.

Ia menyebutkan beberapa di antaranya yang akan direhab antara lain, plafon, walpaper dinding, instalasi listrik serta pembongkaran dan penggantian struktur balok penyangga atap.

Rehab dilakukan karena usia bangunan rujab sudah belasan tahun. Jika tak dilakukan perawatan di khawatirkan ambruk. Seperti bangunan aula. Namun, aula tidak masuk dalam pekerjaan tahun ini. Hanya bangunan utama rujab.

“Jadi sebelum kejadian yang sama terulang, kami antisipasi melalui rehab struktur atap. Saya belum tahu kapan aula direhab,” jelas Awaluddin.

Hal tersebut juga pernah disinggung Bupati Mamuju, Habsi Wahid. Habsi menceritakan jika dirinya bersama keluarga hampir pernah dijatuhi material plafon saat sedang makan. Hal itu juga membuat Habsi merawa was-was jika tinggal di Rujab tersebut.

“Sekarang tinggal di rumah pribadi dulu. Sambil menunggu rehab rujab selesai,” ujar Habsi, waktu ditemui di rukah pribadinya, beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui, rehab rujab bupati Mamuju dikerjakan PT Widya Rahmat Karya. Perusahaan asal Kabupaten Gowa, Sulsel. Banyak kalangan menilai anggaran sebesar itu justru bisa membangun infrastruktur jalan atau jembatan di desa-desa. Lebih bermanfaat bagi warga dan tentu lebih produktif.(m2/jsm)

Komentar

News Feed