oleh

Razia Satgas Covid-19 Mapilli, Pelaku Usaha Diminta Patuhi Prokes

POLEWALI – Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kecamatan Mapilli terus menegakkan penerapan operasi yustisi penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat maupun pelaku usaha. Setelah gencar melakukan razia kepada pengendara, kini Tim Satgas Covid-19 Mapilli kemudian menyasar pelaku usaha dalam penerapan protokol kesehatan (Prokes).

Tim Satgas Covid-19 Mapilli meminta para pelaku usaha mematuhi protokol kesehatan saat membuka usahanya. Salah satunya menyiapkan sarana cuci tangan di depan pintu masuk toko atau tempat usahanya. Kemudian mengimbau pengunjung tak berkerumun.

Sekertaris Camat Mapilli Rahmat Rubianto bersama dengan Pelaksana Tugas Kepala Desa Ugi Baru, Hairil Anwar menyambangi swalayan yang baru buka di Desa Ugi Baru. Dalam kesempatan tersebut tim Satgas Covid-19 Mapilli yang terdiri dari Kapospol Mapilli, Danposramil Mapilli, Sekcam Mapilli, Kepala Puskesmas Mapilli dan Pjs. Kades Ugi Baru Hairil Anwar memberikan imbau agar pengelola swalayan yang ramai dikunjungi oleh masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

Kepala Desa Ugi Baru Hairil Anwar mengatakan sebelumnya pihaknya sudah mengingatkan pengelola swalayan agar memperhatikan protokol kesehatan.

“Pada saat proses pengajuan izin kita sudah ingatkan agar pada saat buka harua menetapkan protokol ksehatan,” terangnya.

Lanjutnya, jauh hari sebelumnya pihaknya sudah mengingatkan pengelola untuk menerapkan protokol kesehatan. Demikian juga pelaku usaha lainnya pihaknya tak henti-hentinya mengingatkan agar menerapkan protap untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Sekcam Mapilli Rahmat Rubianto mengatakan, sejak kemarin tim Satgas kabupaten sudah meminta pihaknya agar mempertegas kepada pelaku usaha di Kecamatan Mapilli untuk menerapkan protokol ksehatan.

“Alhamdulillah pantauan kami hari ini di Swalayan Amazon ini pengunjung dan pengelola swalayan sudah menerapkan protokol kesehatan. Ini dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19. Ditempat tersebut kami dari tim Satgas kecamatan menemukan sarana cuci tangan yang disiapkan pengelola. Tapi yang perlu ditingkatkan dan penggunaan masker pengunjung yang masih belum benar,” jelas mantan Lurah Madatte ini.

Pengelola Swalayan Amazon Jamal menyampaikan pihaknya akan menyiapkan sarana cuci tangan yang lebih baik sesuai yang diminta oleh tim Satgas Covid kecamatan. “Kita akan buat westafel yang pipanya terhubung langsung kedepan. Saat ini setiap pengunjung yang datang dilakukan pengukuran suhu tubuh sebelum masuk kedalam berbelanja,” jelas Jamal.

Ia juga mengatakan, swalayan Amazon ini mempekerjakan masyarakat Ugi Baru sebagai karyawan. Rencana kedepan pihaknya akan siapkan kios di depan untuk warung makan dengan memberdayakan masyarakat setempat. (**)

Komentar

News Feed