oleh

Puskesmas Inisiatif Buat APD

PASANGKAYU – Minimnya Alat Pelindung Diri (APD) yang dibagikan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, menjadi perhatian Hasna.

Kepala Puskesmas Bambalamotu Hasna, mengajak pegawainya membuat APD sendiri untuk digunakan menangani jika suatu saat ada pasien yang terjangkit Covid-19.

Terlebih wabah virus korona kini semakin merebak dan jumlah korban terus bertambah.
“Karena APD kita kurang di Puskesmas, makanya kita langsung cari cara lain dengan membuat APD sendiri, meski itu terbuat dari kain parasut,” terang Hasna, Rabu 8 April.

Ia menyebutkan, sejauh ini sudah 18 APD yang berhasil dibuat oleh petugas puskemas untuk menunjang penanganan terhadap masyarakat yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP).
“Untuk sementara ini, kita sudah buat sebanyak 18 APD dan itu pun kita masih kekurangan,” ucapnya.

Ide itu muncul, mengingat APD yang diberikan hanya lima pasang. Sementara keselamatan dan kesehatan petugas medis juga sangat penting untuk diperhatikan, terkhusus saat turun lapangan menangani pasien. Semua itu dilakukan agar tidak tertular.

“Keselamatan tenaga kesehatan prinsipnya juga sangat penting, meski terbuat dari bahan parasut saya jamin bisa mengantisipasi penularan Covid-19 terhadap petugas kesehatan khususnya yang ada di Puskesmas Bambalamotu,” paparnya.

Hasna menambahkan, sejauh ini Puskesmas Bambalamotu cukup proaktif dalam melakukan penanganan penyebaran Covid-19. Caranya degan memberikan sosialisasi fisikal maupun social distancing kepada masyarakat.

Sekedar diketahui, ODP di Kecamatan Bambalamotu sudah 20 orang. Itu berdasarkan data yang dihimpun per tanggal 8 April. Secara total jumlah ODP di Kabupaten Pasangkayu, 203 orang. Sementara proses pemantauan 116 orang dan selesai pemantauan 87 orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hanya satu orang, dan positif Covid-19 nihil. (r3/ham)

Komentar

News Feed