oleh

Puluhan Nakes Terkonfirmasi Covid-19

POLEWALI — Puluhan tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Polewali Mandar terkonfirmasi positif Covid-19 dalam kurung waktu beberapa pekan terakhir ini. Sejumlah tenaga medis di RSUD Polewali dan Dinas Kesehatan terkonfirmasi positif Covid-19. Para tenaga kesehatan ini ada yang menjalani perawatan di RSUD Polewali maupun isolasi mandiri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat ini ruang perawatan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Polewali dipadati oleh petugas medis yang terpapar korona. Selain itu beberapa pegawai Dinas Kesehatan serta ASN Pemkab Polman menjalani isolasi.

Bupati Polewali Mandar Andi Ibrahim Masdar saat dikonfirmasi, Senin 4 Januari mengakui sejumlah tenaga medis dan ASN Pemkab Polman terpapar Covid-19. Sehingga untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 dikalangan ASN, maka sejumlah perkantoran dilakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan.

“Karena banyak pegawai yang positif sehingga kami meminta Dinkes melakukan penyemprotan disinfektan ke setiap ruangan di kompleks Kantor Bupati Polman dan instansi lainnya. Pegawai dan beberapa pejabat juga sudah mengikuti pengambilan rafid antigen dan akan ditingkatkan untuk pengambilan swab,” terang Andi Ibrahim Masdar.

Bupati mengimbau para ASN dan masyarakat agar lebih berhati-hati lagi menjaga kesehatan dan lebih disiplin lagi dalam menjalankan protokol kesehatan. Seperti pembiasaan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak karena hampir semua orang kantoran kena Covid.

Sementara terkait dengan proses belajar tatap muka, AIM memastikan proses belajar tidak dapat dilaksanakan karena melihat kondisi Polman yang kembali mengalami lonjakan kasus positif.

Terkait perkembangan data Covid-19 di Kabupaten Polman, Kepala Dinas Kominfo Polman I Nengah Trisumadana menyampaikan, untuk perkembagan kasus Covid saat ini data dari Dinas Kesehatan belum masuk.

“Datanya biasa kita terima di pukul 19.00 wita baru kemudian data itu kita olah dalam bentuk grafis yang biasanya kita sahre pada pukul 21.00 wita,” jelas I Nengah Tri Sumadana saat dikonfirmasi Senin siang.

Ia juga menyampaikan, jika data yang dikirim oleh Dinkes Polman tidak memisahkan antara petugas medis dan masyarakat umum. (arf/mkb)

Komentar

News Feed