oleh

Puluhan Anak Korban Guru Cabul

-Radar Metro-1.715 views

RADARSULBAR.CO.ID — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) Mamuju, kini mendampingi korban pencabulan anak yang diduga dilakukan oknum guru honorer.

Kepala DP2PA Mamuju, Sahari Bulan mengaku, sejak masuknya laporan, Satuan Tugas (Satgas) Pemberdayaan Perempuan dan Perilindungan Anak (P3A) DP2PA Mamuju, langsung bergerak cepat mencari para korban untuk didampingi.

“Kami dampingi terus, memberikan semangat, dan menghibur dengan tujuan menghilangkan trauma mereka,” kata Sahari Bulan di ruang kerjanya, belum lama ini.

DP2PA Mamuju akan bekerja sama dengan tim psikologi Polda Sulbar untuk membantu menghilangkan trauma pada korban pencabulan. “Kami waspadai, karena korbankan semua laki-laki, takutnya mereka melakukan hal serupa di kemudian hari,” tuturnya.

Kasus ini terbongkar setelah orang tua korba curiga dengan perilaku anaknya yang sulit buang air kecil. “Dipaksa, anak tersebut akhirnya mengaku kalau dicabuli oleh seorang oknum guru honorer. Dan kejadiannya itu dilakukan di luar sekolah,” papar Sahari Bulan.

Setelah diselidiki, pelaku tidak hanya mencabuli satu korban. “Setelah pelapor pertama, orang tua lain sudah berani melaporkan, sehingga jumlah korban pencabulan sampai sekarang berjumlah 45 orang, terdiri dari 40 murid SD dan lima siswa SMP,” bebernya. (m2/rul)

Komentar

News Feed