oleh

Pulang Dari China, Dinkes Pantau Kesehatan Enam Mahasiswa

MAMASA – Enam orang warga Kabupaten Mamasa yang menimbah ilmu di China sudah kembali ke daerah asalnya. Dinas Kesehatan (Dinkes) Mamasa memantau perkembangan kesehatan keenam mahasiswa tersebut. Empat mahasiswa yang sudah menjalani masa inkubasi selama 14 hari setelah mereka pulang dari China dinyatakan sehat dan aman dari virus korona.

Sementara dua orang mahasiswa yang baru pulang 6 Februari lalu masih dalam tahap inkubasi terus dipantau kesehatannya.

Enam mahasiswa asal Mamasa yang kuliah di China yakni Erlia Sativania warga Kelurahan Sumarorong Kecamatan Sumarorong, Mirabel Ivanali warga Desa Buntu Malangka Kecamatan Bumal, Mega warga Kelurahan Lakahang Kecamatan Tabulahan, Maisel warga Kecamatan Mamasa, Agnes warga Desa Batang Uru Kecamatan Sumarorong dan Dwi Astuti Warga Kelurahan Lakahang Kecamatan Tabulahan.

Kepala Dinkes Mamasa dr Hajai S Tanga mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dan melakukan upaya pencegahan. Enam mahasiswa tersebut yang telah kembali. “Tinggal dua yang masih dalam tahap inkubasi. Masih terus dilakukan pemeriksaan dan penanganan,” terang dr Hajai S Tanga.

Ia mengungkapkan terus memantau perkembangan dua orang mahasiswa tersebut. “Sampai masa inkubasinya berakhir dan dinyatakan aman,” terang dr Hajai.

Kedatangan mereka sejak tanggal 6 Februari, yakni mahasiswa dari Desa Batang Uru dan Tabulahan. “Karena ada tambahan satu orang yang baru datang lagi,” terangnya.

Karena, empat orang lainnya telah melalui masa inkubasi dan dinyatakan tidak terinveksi. “Sejak pulang mereka melewati beberapa pemeriksaan kesehatan hingga tiba di Mamasa. Kemudian kita periksa kembali dan tak ada terinveksi korona,” ujar dr Hajai.

Mahasiswa telah melalui pemeriksaan berlapis. “Jadi saya pastikan tidak ada yang terjangkit,” ujarnya.

Ia menambahkan sejauh ini kasus penyakit yang disebabkan virus korona di Mamasa belum ditemukan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Mamasa Into Harahap menyampaikan dari total lima orang terakhir yang terdata. “Ada satu orang lagi warga Kelurahan Lakang yang baru tiba sehingga total ada enam orang,” bebernya.

Ia mengungkapkan pihaknya telah melakukan pemantauan dan pemeriksaan kesehatan bagi mahasiswa yang datang dari China. “Selama masa inkubasinya belum berakhir, untuk warga Desa Batang Uru datang tanggal 6 Februari dan warga Kelurahan Lakahang tiba pada 13 Februari,” bebernya.
Into Harahap menambahkan empat orang telah melalui masa inkubasi dan dinyatakan tidak menimbulkan gejala virus korona. “Sehingga tinggal dua orang lagi yang kita akan pantau terus, sebelum masa inkubasi 14 hari mereka belum selesai,” tambahnya. (r4/mkb)

Komentar

News Feed