oleh

Polres Mamasa Bekuk Pencuri Tabung Gas, Pelaku Diancam 5 Tahun Penjara

MAMASA – Aksi pencurian tabung gas subsidi ukuran tiga kilogram akhirnya terungkap.

Pencurian tabung gas ini dilakukan oleh Bilriadi alais Bilbo beralamat Desa Osango, Kecamatan Mamasa. Akibat Aksinya tersebut sempat meresahkan warga Kabupaten Mamasa.

Tersangka berhasil diciduk Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Mamasa setelah menerima laporan dari masyarakat.

Satreskrim Polres Mamasa menerima banyak laporan dalam beberapa hari terakhir ini, warga diresahkan dengan aksi pelaku dengan banyaknya kehilangan tabung gas melon.

Tak butuh waktu lama, tersangka pencurian tabung gas melon akhirnya diringkus Polres Mamasa.

Kasat Reskrim Polres Mamasa Iptu Dedi Yulianto mengatakan berdasarkan laporan warga dan informasi Bhabinkamtibmas masyarakat kerap diresahkan oleh aksi pencurian tabung gas melon.

“Berdasarkan informasi itu, Polres Mamasa dan Polsek Mamasa melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap pelaku,” terang Iptu Dedi Yulianto.

Ia menyebutkan, pihak kepolisian pun kemudian menangkap pelaku pencurian tabung gas di sebuah rumah di Tatoa Kelurahan Mamasa Kecamatan Mamasa, Sabtu (18/1/2020) malam.

“Kini tersangka telah ditahan di Mapolres Mamasa,” tambah Iptu Dedi Yulianto.

Ia mengungkapkan berdasarkan pengakuan tersangka telah melakukan aksinya dengan menggasak sebanyak 29 tabung gas melon pada 11 tempat yang berbeda.

“Selain tabung gas yang dicuri, tersangka juga melakukan pencurian satu unit sepeda motor berjenis Honda Revo Fit,” tambahnya.

Iptu Dedi menambahkan sejumlah barang bukti terdiri dari 29 tabung gas, dua buah gurinda, tiga buah palu, satu buah alat masak, dan satu unit motor Honda Revo Fit telah diamankan.

Ia menjelaskan kronologis pelaku dalam menjalankan aksinya, dilakukan dengan cara membobol gembok kios dan memanjat rumah untuk melakukan pencurian tabung gas. Sementara saat mengambil motor pelaku merusak kunci kontak sepeda motor tersebut.

“Adapun kejadian pencurian tabung dilakukan pada tanggal 29 Desember 2019, serta tanggal 3 Januari hingga 18 Januari sebanyak enam kali. Sementara 28 Desember 2019 pelaku mengambil motor tanpa sepengetahuan pemiliknya,” beber Iptu Dedi Yulianto.

Dedi menyampaikan tabung yang didapatkan dari hasil curian kemudian dijual kepada orang lain dengan harga berbeda beda. “Kami pun menyita sebagian tabung gas tempat pelaku menjual tabung gas tersebut,” tambahnya.

Iptu Dedi menambahkan pelaku akan dikenakan Pasal 363 ayat 1, 3 dan 5. Kemudian subsider Pasal 362 KUHP.

“Pelaku diancam pidana penjara paling lama lima tahun kurungan,” tambahnya. (r4/mkb-dhan)

Komentar

News Feed