oleh

Polisi Dalami Penyebab Kematian Evan

MAMUJU – Hasil autopsi mendiang, Evan Joshua (27) Marketing Officer Branch Promotion Coordinator PT Sumber Cipta, yang tewas tergantung di tempat tinggalnya, di Jl Ir Juanda, Kelurahan Mamunyu, Jumat 24 Januari, belum terbit.

Meski demikian, dalam catatan awal pihak RS Bhayangkara Hoegang Imam Santoso Mamuju, menyatakan terdapat luka memar di bagian belakang dan luka lecet dibagian leher korban.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Mamuju, AKP Syamsuriyansah, tak ingin berspekulasi sebelum menerima hasil autopsi dari pihak RS Bhayangkara Hoegang Imam Santoso.

“Belum saya terima. Autopsi masih berproses. Saya juga menunggu,” kata AKP Syamsuriyansah, Minggu 26 Januari.

AKP Syamsuriyansah mengaku, belum bisa menyimpulkan penyebab meninggalnya Evan. Pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Memang ditemukan fakta, jika korban tewas dengan posisi tergantung tali yang terlilit di lehernya. Akan tetapi, memastikan penyebabnya bunuh diri atau ada indikasi lain, kita masih butuh proses penyelidikan lebih lanjut,” jelas AKP Syamsuiyansah.

Sebelumnya, Jumat 24 Januari, sekira pukul 07.20 wita, Evan, ditemukan tewas tergantung di Messnya di Jl Ir Juanda Kelurahan Mamunyu. Evan ditemukan pertama kali oleh Sahafia yang bertugas sebagai cleaning service.

Sahafia menceritakan, ia menemukan korban ketika sedang membersihkan. Awalnya, Sahafia membersihkan di dekat kamar korban, namun karena mendengar suara handphone korban, Sahafia pun kemudian menuju kamar korban. Ketika membuka pintu utama menuju kamar korban, Sahafia melihat korban tergantung di depan kamarnya.

“Untuk menuju kamar Evan, ada dua pintu. Pintu pertama menuju balkon tempat kamar korban dan pintu satunya lagi untuk masuk ke kamar korban. Korban saya temukan di luar kamar tergantung,” kata Sahafia, saat dikonfirmasi, Jumat 24 Jamuari.

Pengakuan Sahafia, saat korban sudah tiba di Mamuju pada 6 Januari, Sahafia sempat melihat seikat tali nilon kuning dalam barang bawaannya.

“Rencananya, hari ini (Jumat 24 Januari, red) korban mau berangkat ke Makassar untuk rayakan Imlek,” ujarnya.

Salah seorang securiti, Baharuddin mengatakan, korban berada di Mess sejak pukul 21.00 Wita setelah makan malam.

Barang bukti yang ditemukan pada korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yakni satu botol minuman Cap Kijang kadar alkohol 14,8 persen, satu korek api, sagu bungkus rokok MLD, satu unit handphone yang terletak di samping korban, satu unit handphone yang berada di kantong celana korban dan masih tersambung headshet. Tali nilon kuning panjang sekira lima meter.

Evan, diketahui merupakan warga Jl Simpang Darmo Permai Selatan Kelurahan Kali Kendal Kecamatan Duku Pakis Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur. Evan bertugas di Mamuju sejak 6 Januari 2020. Evan menggantikan Marketing Officer Brang Coordinator sebelumnya yang pindah Ke Makassar Sulawesi Selatan.

Korban baru datang dari Kota Makassar pada 6 Januari 2020 untuk menggantikan posisi Marketing Officer Brang Coordinator sebelumnya yang pindah Ke Makassar. (m2/jsm)

Komentar

News Feed