oleh

Polewali Mandar Zona Merah, Wajib 3M

POLEWALI MANDAR–COVID-19 terus memakan korban. Traffic korbannya, semakin ‘mengganas’. Imbauan demi imbauan seakan tak berguna. Namun, sadar atau tidak. Hanya protokol kesehatanlah dianggap paling mumpuni menekan keganasan COVID-19.

Keganasan COVID-19 ini, membuat sebuah kabupaten di Sulawesi Barat masuk zona merah, pekan-pekan terakhir ini. Kasus COVID-19 di daerah bersuku Mandar ini, telah mencapai 665 per 2 Desember. Angka kasus ini, bisa dipastikan bertambah, jika masyarakatnya tak patuh akan protokol kesehatan.

Melihat kondisi ini, Ketua DPRD Polewali Mandar, Jupri Mahmud, tak tinggal diam. Dia terus berupaya dan mengimbau kepada masyarakat agar wajib mematuhi 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan jaga jarak).

”Kami meminta masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan menerapkan disiplin 3M untuk memutus penyebaran COVID-19,” pinta Jupri, Rabu 2 Desember, lalu.

Politisi Partai Golkar ini pun, mengajak masyarakat di Polewali Mandar, selalu patuh, disiplin menerapkan protokol kesehatan. Ia mengingatkan pula, setiap aktivitas masyarakat wajib menerapkan protokol kesehatan. Utamanya, disiplin 3M.

”Protokol kesehatan harus dipatuhi, baik di jajaran lingkungan masyarakat, pemerintah, swasta maupun khalayak umum,” terang Jupri, usai mengikuti rapat Paripurna DPRD Polewali Mandar.

Jupri juga memberikan dukungan moril kepada Tim Satgas COVID-19 Polewali Mandar. Dia berharap fungsi terus dijalankan menjalankan baik. Melaksanakan tugasnya secara tegas, dalam memantau setiap aktivitas masyarakat. Apapun kegiatannya, harus mematuhi protokol kesehatan.

”Tim Satgas COVID bekerja sesuai tugas dan fungsinya dalam mencegah maupun mengantisipasi penyebaran virus korona di masyarakat,” Jupri berpesan. ***

Komentar

News Feed