oleh

PMI Majene Pasang 24 Wastafel

MAJENE–Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat memasang wastafel di 24 titik, sebagai upaya mengedukasi masyarakat dalam mencegah penyebaran COVID-19 di daerah itu.

Ketua PMI Kabupaten Majene Fatmawati Fahmi, Sabtu mengatakan pemasangan wastafel di sejumlah sarana umum tersebut untuk mengedukasi masyarakat agar terbiasa mencuci tangan, menggunakan sabun dan air yang mengalir.

Ia menjelaskan, diperlukan minimal 20 detik mencuci tangan, karena COVID-19 akan mudah hancur jika terkena sabun. ”Virus corona ini mudah hancur terkena sabun dan deterjen. Tidak ada alasan, jika tak punya hand sanitizer buat cuci tangan pakai sabun. Ini jadi penting,” kata Fatmawati Fahmi.

Sejumlah fasilitas umum yang dipasang wastafel, diantaranya di Pasar Sentral yaitu area pintu depan, samping dan belakang, kemudian, di Pasar TPI Battayang, terminal kota, di sekitaran GOR Majene dan semua pasar di setiap kecamatan.

Ia berharap dengan berfungsinya wastafel dari PMI tersebut, semua elemen masyarakat, mulai dari usia anak, remaja dan orang tua agar membiasakan diri untuk mencuci tangan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk saling bahu membahu, bergotong royong bersama membantu pemerintah dalam memutus mata rantai COVID-19.

Sebelumnya, PMI Majene juga menyerahkan ratusan masker ke dua OPD di daerah itu, yakni Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup.

Di Dinas Kesehatan, Ketua PMI Majene menyerahkan 250 unit masker yang diperuntukkan bagi tenaga medis dan pada Dinas Lingkungan Hidup sebanyak 100 masker bagi tenaga kebersihan.

”Masker yang diberikan ke Dinas Kesehatan diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik, khususnya para tenaga kesehatan di Puskesmas di delapan kecamatan. Sementara, masker yang diberikan di Dinas Lingkungan Hidup, diperuntukkan bagi petugas kebersihan,” kata Fatmawati Fahmi. (ant)

Komentar

News Feed