oleh

PLN Kejar Perampungan Tol Listrik Sulawesi Tahap I

MAKASSAR–Menjelang Hari Listrik Nasional ke-74, PT PLN mengejar perampungan Tol Listrik Sulawesi Tahap I pada akhir 2019.

”Setelah berhasil mengoperasikan interkoneksi sistem kelistrikan Sulawesi bagian selatan dan sistem kelistrikan Sulawesi Tenggara pada 19 September 2019, kini dilanjutkan perluasan jangkauan Tol Listrik Tahap I yang diupayakan rampung akhir tahun ini,” kata Direktur Regional Sulawesi Syamsul Huda dalam keterangan persnya di Makassar, Jumat.

Dia mengatakan, upaya menggenjot pemenuhan kebutuhan listrik itu, akan berdampak pada pertumbuhan investasi di Sulawesi, baik secara mikro maupun makro.

Apalagi dengan rampungnya Tol Listrik Sulawesi Tahap I membuat PLN berpotensi menghemat Biaya Pokok Penyediaan (BPP) sebesar 77,1 miliar per bulan. Hal ini semakin menunjukkan komitmen PLN dalam mendukung penuh pertumbuhan investasi di wilayah Sulawesi.

Hal itu mengingat besarnya peluang investasi bisnis dari pelanggan industri seperti industri smelter, perikanan dan perkebunan.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi I Putu Riasa mengatakan, Tol Listrik Sulawesi Tahap I akan menyambungkan Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan sebagian Sulawesi Tengah.

Jaringan transmisi ini membentang sejauh 3.767 kilometer sirkit (kms) dengan 5.687 tower transmisi serta 47 Gardu Induk berkapasitas total 2.648 mega volt ampere (MVA).

Perluasan jangkauan Tol Listrik Sulawesi Tahap I ini, pembangunannya memprioritakan lima jaringan transmisi bertegangan 150 kilovolt (kV) Mamuju Baru – Pasangkayu, Siwa – Palopo, Tanjung Bunga – Punagaya, Kendari – Puuwatu dan 1 (satu) Gardu Induk berkapasitas 30 Mega Volt Ampere (MVA) di Topoyo.

Setelah itu rampung, lanjut Riasa, dilanjutkan pembangunan Tol Listrik Sulawesi Tahap II pada 2020 dengan progres sementara dalam tahap survei lokasi.

”Jadi, dalam waktu yang berdekatan dengan Hari listrik Nasional, selain akan resmikan Tol Listrik Sulawesi Tahap I, PLN juga akan resmikan dua pembangkit listrik di Sulawesi Tenggara dengan total kapasitas 130 MW,” katanya. (ant)

Komentar

News Feed