oleh

PKM Topoyo Tutup, 3 Bocah Jalani Swab Test

TOPOYO – Salah satu petugas medis Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Topoyo terkonfirmasi Covid-19. Petugas berinisial SY (27) itu terpapar usai melakukan perjalanan dari Makassar.

Mengantisipasi potensi makin meluasnya penyebaran virus, PKM Topoyo langsung menggelar swab test bagi seluruh petugasnya. “Semua petugas yang sudah kontak langsung dengan pasien itu, harus di swab test,” jelas Kepala PKM Topoyo, Hasiah, saat ditemui, Rabu 14 Oktober.

Sebanyak 36 orang petugas PKM Topoyo menjalani diswab test, kemarin. Hal itu sebagai hasil tracking setelah adanya konfirmasi pasien covid-19 klaster PKM Topoyo.

Setelah selesai pengambilan swab ini, segera dibawa ke Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mamuju. “Mereka punya alat, sehingga dikirim (sampel swab test) ke BPOM Mamuju. Hasilnya akan keluar Jumat (besok,red),” terang Hasiah.

Di PKM ini, beberapa petugas medis kerap membawa anak anak mereka saat bertugas. Mengantisipasi berbagai hal, anak-anak ikut diswab test. Ada tiga anak, diduga sudah berkontak dengan pasien.

“Tiga anak itu, masih berumur dua, tiga dan tujuh tahun. Didampingi kedua orangtuanya saat dilakukan swab,” sambung Hasiah.

Ia berharap, dari hasil uji swab itu semua baik-baik saja. Agar tidak semakin membuat masyarakat panik dan menimbulkan gelombang kenaikan pasien terpapar covid-19 di Bumi Lalla’ Tassisara’.

Saat ini, PKM Topoyo tertutup untuk satu pekan. Tidak ada pelayanan pasien sama sekali. Hasia juga mengimbau, masyarakat yang sudah berkunjung ke PKM dan melakukan kontak langsung dengan pasien terkonfirmasi Covid-19, segera memberitahukan tim medis Covid-19, agar segera ditindalkalanjuti.

“Pasien covid-19 dari PKM Topoyo, sudah dikarantina di sebelah gedung PKM Salogatta Kecamatan Budong-budong,” ujarnya. (m6/dir)

Komentar

News Feed