oleh

PKB Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Desa Riso

POLEWALI – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berikan bantuan sembako dan kompor gas bagi korban banjir di Desa Riso Kecamatan Tapango Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sabtu 4 September 2021.

Dalam kegiatan PKB Peduli, Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sulbar yang dihadiri oleh Sekertaris DPW PKB Sulbar DR. Ahmad Al Yakin dan Ketua DPC PKB Polman Amiruddin bersama dengan anggota Fraksi PKB DPRD Polman yakni Sahabuddin, Samirah, H. Nurdin, Ibrahim dan Zainal berkunjung langsung ke lokasi bencana banjir yang terjadi pada akhir bulan lalu di Desa Riso.

Adapun bantuan yang diberikan yakni berupa puluhan dus mie instan, air mineral, beras hingga kompor gas beserta tabungnya. Kompor gas ini diberikan kepada dua kepala keluarga yang rumahnya hanyut terseret banjir.

Sekertaris DPW PKB Sulbar DR. Ahmad Al Yakin menyampaikan, bantuan yang diberikan oleh PKB ini merupakan bentuk keprihatinan PKB atas musibah banjir yang menerjang dan merusak pemukiman warga. Ia berharap warga bisa segera bangkit.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara yang ditimpa cobaan dan kita ber do’a semoga kedepan tidak terjadi lagi,” tutur Sekertaris DPW Ahmad Al Yakin.

Ketua DPC PKB Polman Amiruddin menyampaikan, Kehadiran kita kali ini bersama dengan pengurus DPW yakni untuk memberikan bantuan baik kepada yang menjadi korban maupun yang terdampak.

“Kita berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban saudara kita yang terdampak bencana banjir,” ujar Amiruddin.

Sementara itu, Pelaksana tugas Kepala Desa Riso Andi Bangsawan menyampaikan, mewakili masyarakat desa ini, pihaknya sangat bersyukur dengan adanya bantuan dari PKB.

“Saya merasa PKB adalah partai yang peduli dimana satu hari pasca bencana, mereka sudah hadir bersama masyarakat di sini. Dan kali ini kembali datang dengan membawa bantuan lebih besar, ini adalah kesyukuran kami masyarakat Desa Riso,” terang Andi Bangsawan.

Lebih jauh, Andi Bangsawan menyampaikan, dari 129 KK yang terdampak, terdapat lima KK yang menjadi korban. Kelima korban saat ini masih memgungsi yakni dua KK mengungsi di tenda darurat dan tiga KK mengungsi ke rumah keluarganya.

“Pemerintah sudah menurunkan alat berat untuk melakukan normalisasi sungai dan akan meninggikan bantaran sungai lalu akan ditanggul kembali,” jelas Andi Bangsawan.

Ia juga mengungkapkan, data kelima KK yang menjadi korban sudah di serahkan ke pemkab sesuai permintaan dan saat ini masih menunggu bantuan apa yang akan diberikan pemkab.

Menyikapi hal tersebut, Amiruddin menyampaikan Fraksi PKB DPRD Polman yang terdiri dari enam kursi akan memperjuangkan bantuan bagi korban dengan mempertanyakan progresnya ke dinas terkait. (arf)

Komentar

News Feed