oleh

Pipa Transmisi Rusak, Tiga Hari Warga Tanpa Air Bersih

MAMUJU – Sudah tiga hari warga Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, tidak merasakan pasokan air bersih dari PDAM Tirta Manakarra.

Pelanggan pun mengeluhkan sikap perusahaan daerah itu yang hanya menerbitkan surat pemberitahuan terkait kerusakan pipa, tanpa ada upaya kompensasi dengan tetap menyuplai air bersih ke rumah warga menggunakan mobil tanki milik PDAM.

Pipa Transmisi Rusak, Tiga Hari Warga Tanpa Air Bersih

Pihak PDAM Tirta Manakarra belum bisa memastikan kapan pengerjaan pipa transmisi Salulalang yang merupakan pipa utama pengantar air baku Salulalang ke instalasi pengolahan air Katapi.

Salah seorang warga, Wahyu Ramadhan mengatakan, kalau pun ada pipa yang rusak, mestinya PDAM terap menyuplai air dengan mobil tankinya. Tidak semua warga mampu setiap hari beli air galon untuk kebutuhan sehari-hari.

“Setengah matiki mauki buang air, tidak ada air dipakai. Masa itu mau ditunggu selesai pengerjaannya, setidaknya ada solusi dulu,” keluh Wahyu, Kamis 8 April 2021.

Keluhan tersebut juga disampaikan Wahyu dan beberapa warga lain di akun media sosial fecebook PDAM Tirta Manakarra. Mereka mendesak PDAM agar tetap menyuplai air melalui mobil tanki.

Wahyu menambahkan, PDAM mesti memikirkan ribuan pelanggannya di Kelurahan Mamunyu. Sebab, mereka juga rutin membayar iuran air setiap bulan.

“Giliran lambat membayar kita kena denda. Giliran ada kerusakan, kita disuruh bersabar,” bebernya.

Direktur PDAM Tirta Manakarra Muhammad Nur menjelaskan, sejak Selasa sore 6 April, suplai air baku tiba-tiba terputus. Setelah ditelusuri ternyata pipa rusak karena tak sengaja terkena hantaman alat berat dari pelaksanaan pekerjaan Balai Wilayah Sungai Sulawesi Tengah III, Palu, berupa rehabilitasi jaringan pipa transmisi yang dilaksanakan PT Karya Balanipa Pratama.

“Pipa mengalami kebocoran di dua titik. Itulah masalahnya sehingga khusus di wilayah pelayanan kami, seperti Bukit Dayang, Tambi, Timbu dan daerah Transmigrasi berhenti total suplai airnya,” terang Nur.

Pihaknya, lanjut Nur, dalam dua hari ini terus melakukan pengerjaan dan kalau tak ada halangan pipa tersebut sudah bisa digunakan dalam waktu dekat ini.

“Kami bekerja dari pagi sampai malam. Insya Allah klau tidak ada halangan, bisa selesai paling lambat sebentar malam (tadi malam, red) atau paling lambat besok pagi (hari ini, red) sudah normal kembali,” ujarnya.

Nur menambahkan, pihaknya tetap menyuplai air bersih dengan menggunakan mobil tanki PDAM Tirta Manakarra. (ade).

Komentar

News Feed