oleh

Pipa Induk PDAM Rusak, Warga Krisis Air

MAMASA – Pipa induk milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Mamasa rusak. Hal itu yang membuat air PDAM Mamasa tak mengalir ke pelanggan. Sehingga warga mengalami krisis air bersih. Sudah tiga hari terakhir ini pelanggan PDAM kesulitan mendapatkan pasokan air.

Pipa induk PDAM patah akibat tertimpa tanah longsor sepanjang 70 meter. Salah seorang warga Mamasa pelanggan PDAM, Jun kesulitan mendapatkan air bersih.

“Bagaimana tidak, karena air PDAM tidak mengalir,” ujar Jun.

Ia mengaku terpaksa membeli air galon untuk kebutuhan sehari hari. “Seperti mencuci dan keperluan lain,” tambah Jun.

Ia berharap, pemerintah daerah segera merespon persoalan ini sehingga PDAM tanggap melakukan perbaikan.

Direktur PDAM Mamasa Awaluddin menjelaskan persoalan air PDAM yang tidak mengalir diakibatkan oleh adanya kerusakan pada pipa induk. “Jadi itu karena adanya kondisi alam, yakni longsor pada Minggu malam 18 Januari lalu karena hujan deras,” terang Rabu 22 Januari.

Ia mengaku pihaknya telah bekerja secara maksimal mengupayakan air PDAM segera mengalir. “Karena kami juga bekerja, sejak hari Minggu lalu sampai hari ini (Rabu.red) perbaikan pipa tersebut,” tambahnya.

Untuk itu, Ia memohon agar para pengguna air bersih PDAM dapat bersabar dalam proses perbaikan. “Karena kami akan terus upayakan, sampai satu dua hari kedepannya agar air dapat mengalir,” pintanya.

Namun pihaknya menyampaikan belum mengalir secara maksimal, namun pihak mengungkapkan agar tidak ada kejadian seperti ini.

“Mungkin sekitar 10 pipa yang patah , sehingga kita las kembali,” bebernya.

Ia menyebutkan walaupun satu pipa telah diselesaikan, namun pihaknya belum berani menyalurkan air secara maksimal. “Karena masih dalam proses perbaikan, tapi sudah bisa mengalir namun belum maksimal,” tambahnya.

Kendala yang dialami karena medan yang cukup berat. Apalagi kondisi cuaca yang tidak stabil menyulitkan para pekerja. “Apalagi kalau hujan turun, dan juga pipa ini agak berat,” tambahnya. (r4/mkb)

Komentar

News Feed