oleh

Pilkada, Aparat Diminta Pelototi ASN

MAJENE – Pejabat sementara (Pjs) Bupati Majene M Natsir mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai Pemerintah Desa (Pemdes) agar menjaga netralistas di Pilkada serentak 2020.

“Netralitas ASN merupakan hal penting yang harus menjadi perhatian kita dalam pelaksanaan Pilkada, untuk itu menjadi kewajiban saya untuk mengambil langkah-langkah proaktif agar ASN selalu menjunjung tinggi netralitas,” kata Natsir dalam sambutan Apel Netralitas ASN Majene, Jumat 23 Oktober di lapangan upacara Pendopo Rujab bupati Majene.

Kepada Kepala OPD, Camat, Lurah dan Kepala Desa untuk berperan aktif mengawasi dan memantau bawahannya karena sudah ada sanksinya bagi yang melanggar sebagaimana diatur dalam PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS.

ASN harus mampu mengendalikan diri untuk tidak memposting di media sosial hal-hal yang berbau politis, karena hal ini memang kelihatan sepele tapi tetap punya konsekuensi.

“Meskipun menurut kita bukan kampanye tetapi tetap ada konsekuensi. Untuk itu kita perlu berhati-hati dalam bermedia sosial,” pintanya.

Natsir menjelaskan, netral ASN bukan berarti tidak memilih, namun netral dalam dalam arti tidak ikut-ikutan berpolitik praktis dan memihak kepada salah satu pasangan calon, agar ASN dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesional kompeten dan berintegritas tinggi.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya meminta kepada aparat penegak hukum agar betul-betul memantau dan mengawasi ASN yang berani melanggar dan tidak taat hukum terhadap aturan yang ada, untuk diproses dan dihukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Pemprov Sulbar ini.

Dalam Apel Netralitas ASN Pemkab Majene ini, dilakukan penandatanganan komitmen oleh seluruh peserta, pembacaan ikrar netralitas ASN yang dipandu Asisten Bidang Pemerintahan dan Administrasi dan Umum Setda Majene, Abdul Hamid. (r2/rul)

Komentar

News Feed