oleh

Petani di Polman Minta Pemerintah Tegas Soal Harga Gabah

POLEWALI – Petani di Kecamatan Mapilli desak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar meminta ketegasan terkait harga dan potongan timbangan pembelian gabah.

Salah seorang anggota kelompok tani dari Mapilli, Andi Mappangara mengungkapkan, sudah ada ketetapan harga yang disepakati oleh pemerintah, DPRD, Perpadi dan aparat penegak hukum. Namun faktanya saat ini ketetapan tersebut tidak dipatuhi oleh pembeli gabah di lapangan.

“Kesepakatan inilah yang ingin kami pertanyakan kenapa sampai ini tidak dilaksanakan,” terang mantan Ketua DPRD Sulbar Andi Mappangara.

Ia menyampaikan, mestinya dalam aturan tersebut yang bermitra dengan petani adalah penggilingan langsung. Bukan tengkulak yang faktanya berhubungan langsung dengan petani.

Andi Mappangara mengungkapkan, harga pembelian tengkulak saat ini Rp4.200 dengan potongan minimal 10 kilogram. Padahal sudah ada kesepakatan sebelumnya dengan harga Rp4.400 per kilogram dan potongan dua kilogram.

“Untuk itu kami meminta DPRD Polman mengelar rapat dengar pendapat dengan menghadirkan semua pihak kenapa aturan ini sulit dijalankan,” pinta Andi Mappangara.

Wakil Ketua DPRD Polman Hamzah Syamsuddin menyampaikan, pihaknya akan menindaklanjuti keluhan masyarakat apalagi sebentar lagi memasuki masa panen.

“Kita akan segera tindaklanjuti, tinggal koordinasi dulu dengan Komisi II dan Ketua DPRD apalagi sebentar lagi masyarakat akan panen,” ujar legislator Gerindra ini. (arf/mkb)

Komentar

News Feed