oleh

Perempuan Hebat Itu Adalah Kartini Bangsa

TANGGAL 21 April setiap tahun, kita merayakannya sebagai Hari Kartini. Seorang perempuan sejati yang menggaungkan simbol kebebasan hidup hakiki.

OLEH: Hj. SURYANI, S.Pd.SD
(GURU SDN 060 INPRES MANUMANUKANG, KEC. LUYO POLMAN)

Bagaimana nasib perempuan seolah tak bernilai di mata laki-laki pada saat itu. Terkungkung dalam ruang kehidupan yang terzolimi.

Perempuan Hebat Itu Adalah Kartini Bangsa

Banyak orang hebat di muka bumi ini tak lepas dari peranan seorang perempuan. Sehebat apapun, dia tak bisa merendahkan atau melecehkan dan menghina seorang perempuan. Harus disadari bahwa kehadirannya di atas dunia dan kehebatan yang dimilikinya terlahir dari rahim seorang perempuan.

Lahirnya Kartini, bukan sekedar membuka pintu kebijakan alam. Kartini adalah dewi fortuna. Terlahir sebagai lambang warna kesucian abadi yang namanya harum dimana-mana. Lembut penuh percaya diri, dan tegar walau terdidik dari seorang raja. Tak mengenal kesombongan hati dan penuh pesona. Kartini bahkan berpikir mengubah pola peradaban yang membelenggu dirinya.

Menikah pada usia muda, membuatnya terkungkung dalam lingkungan yang mengharuskan kepatuhan pada suami dan adat istiadat tinggi serta aturan istana yang menderanya.

Ia pun menuliskan curahan hati. Mengungkap semua kehidupan yang dialaminya seperti perempuan-perempuan pada jamannya. Dari lembar surat-surat itu, terbitlah sebuah buku yang berjudul “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

Komentar

News Feed