oleh

Penyusunan LPPD, Majene Bertekad Jadi Yang Terbaik

MAJENE – Bupati Majene Lukman bertekad pada tahun ini Kota Pendidikan meraih posisi pertama terkait Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) di Sulbar.

Begitu penuturan bupati pada pembukaan kegiatan terkait penyusunan dan evaluasi LPPD di Makassar, Senin malam 15 Maret 2021. Menghadirkan empat narasumber berkualitas.

“Persoalan LPPD kadang dianggap sepele dan sederhana, karena banyaknya kegiatan yang dilakukan oleh para perencana yang sifatnya sangat mendesak, sehingga laporan-laporan ini kadang kita jadikan persoalan kedua atau ketiga. Olehnya itu, kedepannya persoalan pelaporan LPPD akan menjadi skala prioritas juga. Saya juga berharap kepada kita semua, bagaimana kita ditahun kelima pemerintahan Fahmi-Lukman ini, Pemkab Majene bisa menjadi terbaik untuk Sulawesi Barat,” paparnya.

Agenda ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun, dalam rangka menyikapi dinamisnya perubahan kinerja yang dievaluasi pihak Kementerian Dalam Negeri sehingga berdampak pada perubahan capaian kinerja pemerintah daerah sebagai acuan indikator kinerja kunci.

Indikator kinerja kunci sebagai pembanding antara suatu daerah dengan daerah lain, yaitu angka rata-rata secara nasional untuk tingkatan pemerintahan atau dengan hasil tahun sebelumnya untuk pada setiap daerah.

“Secara umum kami selaku pemerintah daerah berkomitmen akan berupaya mengkaji dengan seksama poin dan catatan strategis yang menjadi evaluasi pemerintah Kabupaten Majene sebagai bahan perbaikan kinerja pemerintahan daerah yang lebih baik lagi,” pungkas Lukman.

Adapun narasumber kegiatan ini, Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Ditjen Otda Kemendagri Akbar Ali, Analis Kebijakan Madya Dit. EKPKD Ditjen Otda, Leli Salman Al Farizi, Kepala Subdit Peningkatan Kapasitas Daerah Ditjen Otda, dan Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda Sulbar, Muh. Saleh Rahim.

Melalui laporannya, Pj Sekda Majene Suyuti Marsuki menerangkan, bimbingan diharap memberikan pemahaman kepada peserta tentang metode dan teknik penyusunan LPPD serta dapat merumuskan dan menyusun bahan LPPD di setiap organisasi perangkat daerah sesuai indikator kinerja kunci yang telah ditentukan.

“Peserta diikuti tiga orang dari masing-masing OPD yang terdiri dari sekretaris, kasi perencanaan dan pelaporan dan operator pada setiap perangkat daerah kabupaten Majene,” ujarnya. (rul)

Komentar

News Feed