oleh

Penyaluran Beras PPKM di Polman Dipertanyakan

POLEWALI – Penyaluran beras bantuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Polewali Mandar dipertanyakan. Pasalnya data penerima bantuan bukan dari Dinas Sosial.

Berdasarkan informasi yang dihimpun penyaluran bantuan beras PPKM di Kabupaten Polman di salurkan oleh pihak transporter (red. penyalur) yang ditunjuk oleh Kementerian Sosial. Dalam penyaluran ini pihak transforter mengambil data langsung dari Kementerian Sosial bukan dari Dinsos Kabupaten Polman.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Polman Azwar Jasin saat dikonfirmasi, Minggu 22 Agustus membenarkan jika transforter langsung yang menyalurkan bantuan dengan menggunakan jasa penyalur dari Kabupaten Majene. Ia juga mengatakan, data penerima bantuan diterima langsung oleh pihak transporter dari pusat bukan dari Dinsos Polman.

“Datanya kita tidak tahu apakah data penerima tersebut sudah tepat atau tidak karena jangan sampai ada yang sudah dalam tahap proses graduasi kemudian bantuannya turun lagi jadinya kurang tepat,” jelas Azwar Jasin.

Ia juga mengungkapkan pada penyaluran pertama ada kepala desa yang komplain ke Dinsos. Karena beras yang disalurkan pihak transporter hanya diantar ke teras kantor desa lalu ditinggal begitu saja tanpa koordinasi dulu dengan pemerintah desa setempat.

“Yang dikhawatirkan benar terjadi, kalau ada masalah terkait bantuan ini pasti masyarakat larinya ke Dinsos. Padahal datanya juga kita tahu setelah dikasi sama pihak transporter dan Bulog,” ujar Azwar.

Terpisah, Staf Bulog Sub Divre Polewali Heril mengatakan, pihaknya hanya menyediakan beras saja sementara untuk penyalurannya dilakukan oleh pihak DNR selaku transporter yang ditunjuk pemerintah pusat menyalurkan bantuan.

“Data bantuannya dikirim langsung dari Kementerian Sosial. Untuk koordinasi ke Dinsos Polman hanya menyampaikan akan ada penyaluran,” jelas Heril.

Sementara itu, pada penyaluran beras PPKM tahap II bagi non PKH Bulog Polewali sudah mengeluarkan 161.530 ton beras untuk penerima bantuan yang ada di Kabupaten Polman.

“1.653 penerima non PKH dan BST, data penerima tambahan ini langsung dari Kementerian Sosial RI yang diterima oleh Bulog Polewali dan tidak melalui Dinas Sosial Kabupaten Polman.” jelas Heril. (arf/mkb)

Komentar

News Feed