oleh

Penjulan Eceran Premium dengan Mesin Digital Mulai Meresahkan 

POLEWALI–Bahan bakar premium yang sering langka di Polewali Mandar, rupanya juga dimanfaatkan oknum tertentu. Dugaan mengarah kepada penjual eceran premium bekerja sama dengan oknum karyawan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Kini, semakin meresahkan seiring menjamurnya penjual ecera premium yang menggunakan mesin pompa digital. 

Para konsumen merasa heran sebab di SPBU bahan bakar premium terkadang habis. Antre berjam-jam belum tentu kebagian. Namun, jika ingin beli premium di berbagai tempat eceran selalu ada. Inilah yang membuat Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Polewali Mandar, angkat bicara.

“BBM utamanya yang jenis premium ini banyak dijual di pedagang eceran. Tapi, jika kita ke SPBU jenis premium ini selalu habis,” beber Abdul Kadir, salah seorang pengurus LBH Polewali Mandar, Sabtu 15 Juni.

Abdul Kadir menduga adanya praktek tidak sehat oleh SPBU tertentu. Ini karena sudah sangat sering terjadi bahan bakar jenis premium begitu cepat habis. Disaat ada premium, buka pada  jam-jam tertentu, dan yang banyak antre didominasi kendaraan sepeda motor. ”Kami menduga tangkinya sepeda motornya sudah dimodifikasi sedemikian rupa. Mereka itulah, yang berulang kali datang,” kata Kadir.

Hal tersebut lanjut Kadir, seharus segera disikapi pemerintah dan penegak hukum, tidak merugikan masyarakat. Ia juga meminta pemerintah bisa segera memastikan kesesuaian takaran penjualan eceran depot pertamini yang sudah menjamur di Polman. (arf/mkb)

Komentar

News Feed