oleh

Pengungsi Kekurangan Air Bersih

MAMUJU – Dua hari pascagempa, sejumlah pengungsi mulai kekurangan air bersih untuk kebutuhan Mandi Cuci Kakus (MCK).

Salah satunya di pengungsian Lapangan Tembak Jendral M. Yusuf Jl. Padang Baka Kelurahan Rimuku Kecamatan Mamuju.
Warga mesti menempuh jarak sekira 500 meter dengan kondisi jalan menanjak untuk mendapatkan air bersih, dari salah satu sumur.

“Kemarin (Sabtu 16 Januari,red) kami pakai air hujan untuk buang dan mencuci piring. Tapi habis, jadi terpaksa kami cari ditempat lain. Di sekitar tenda tidak ada sumber air, lumayan capek, tapi mau bagaimana lagi, daripada tidak ada dipakai,” kata salah seorang pengungsi asal Jl Pababari, Rusmiati saat ditemui di tenda pengungsian.

Rusmiati mengungkapkan, pasca gempa ia dan beberapa pengungsi lainnya memilih bertahan di tenda pengungsian lantaran bangunan rumahnya dalam kondisi rapuh.

“Kalau di pengungsian ini (Lapangan Tembak Jenderal M Yusuf,red) ada sekira 50 orang, sudah seharian tidak mandi, jangankan untuk mandi, untuk berwudhu saja harus di irit airnya,” ujar Rusmiati.

Sementara, pengungsi lainnya di area SDN Padang Baka, Ilham juga merasakan hal yang serupa, olehnya ia berharap, pemerintah maupun relawan bisa memberikan suplai air bersih untuk kebutuhan MCK.

“Apalagi ada anak-anak, kasihan kalau mereka mau buang air, tidak ada air bersih, semoga pemerintah bisa segera menyelesaikan masalah ini, karena air bersih kebutuhan yang tidak kalah penting,” singkat Ilham. (m5/jsm)

Komentar

News Feed