oleh

Pengungsi di Sisi Barat Stadion Manakarra Tidak Punya WC

MAMUJU – Secara umum, warga yang mengungsi ke Stadion Manakarra Mamuju pascagempa 15 Januari 2021 lalu, terbagi dua kelompok.

Ada yang mendirikan tenda secara mandiri di sekeliling halaman stadion, ada juga yang didirikan tenda oleh pemerintah di dalam area stadion.

Pengungsi di Sisi Barat Stadion Manakarra Tidak Punya WC

Di tengah stadion (lapangan) banyak bediri tenda-tenda berukuran raksasa dengan konstruksi moderen. Selain itu dilengkapi beberapa sarana. Seperti layanan kesehatan hingga persediaan logistik.

Sementara di sisi luar stadion, pemandangannya kontras. Para penyintas membangun tenda seadanya dengan ukuran mini. Mereka juga tak aman dari hujan. Parahnya lagi, karena di sisi barat kawasan stadion, pengungsi tidak memiliki WC atau kamar mandi darurat.

“Kalau mau mandi, kami cari tempat lain. Bahkan ada yang harus buang air di sekitar tenda pada malam hari. Dampaknya, tentu ada pencemaran,” keluh salah satu pengungsi, Herman, Kamis 28 Januari 2021.

Ia berharap agar pengungsi yang membangun tenda secara mandiri di sisi tadion juga dibuatkan juga WC umum darurat yang layak. Sebab, sarana itu sangat dibutuhkan, khususnya perempuan dan anak-anak.

Sementara itu, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menjelaskan, soal penyediaan WC atau toilet dan penampungan air, akan diupayakan. “Ini juga kita akan adakan lima ribu tenda untuk pengungsi,” tutup Ali Baal. (ham)

Komentar

News Feed