oleh

Pengerjaan Akses Jalan Lampa Matangnga Dikebut

MAMUJU – Ruas Jalan Lampa-Matangga terus dikerjakan, tahun ini satu jembatan telah terbangun di Desa Lilli, Kecamatan Luyo untuk melanjutkan pengerjaan jalan sampai ke pusat Kecamatan Matangnga.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengatakan, saat ini kondisi Ruas Jalan di Kecamatan Bulo itu sudah mantap 35 Kilometer dari Poros Trans Sulawesi. Pihaknya terus memberikan perhatian mengingat Jalan Lampa-Matanga merupakan jalan provinsi dan menjadi akses perekonomian bagi petani di Kecamatan Luyo dan Matangnga.

Pengerjaan Akses Jalan Lampa Matangnga Dikebut

Gubernur pun berkomitmen jalan tersebut terus dikerjakan untuk tembus ke Kecamatan Mambi, Mamasa.

“Kita harapkan pembangunan ini terus dilanjutkan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat agar semakin baik,” ungkapnya.

Diketahui, Pembangunan jembatan Desa lilli Ruas Lampa Matangnga menggunakan dana Rp 3,18 miliar bersumber dari Dana Alokasi Umum tahun 2020 dikerjakan oleh PT Sinar wattang Polewali.

Ruas Jalan Lampa Matangnga itu mendukung akses pertanian di daerah Mehalaan, Mambi. Yang merupakan daerah transmigrasi memiliki potensi menjadi daerah pemasok sayur-mayur dan tanaman holtikultura.

Untuk menembus akses ke Mehalaan, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Sulbar Nur Dajwi menyebutkan akses Polman-Mambi lewat jalur Ruas Lampa Matangga menempuh jarak hingga 80 kilometer lebih. Kondisi jalan yang susah mantap 35 Kilometer sehingga menyisakan sekira 40 Kilometer lagi untuk menuntaskan jalan tersebut.

“Secara bertahap itu bisa dituntaskan,” tutur Nur.

Rencananya, untuk 2021 mendatang pihaknya kembali mengerjakan ruas Jalan Lampa-Matangga itu lewat dana DAK Rp17 miliar, dan Dana Alokasi Umum Rp 2,3 miliar, ditambah peamanfaatan dana PT.SMI.

Camat Matangga, Asmadi mengatakan, sekira enam kilometer dan dua pembangunan jembatan agar jalan akses dari Kemacamatan Luyo tembus ke Kecamatan Matangnga. Dia pun berterima kasih kepada Pemerintah Daerah yang terus memberikan dukungan infrastruktur..

“Kita bersykuru jembatan Lilli ini bisa terbangun dalam waktu singkat dan dapat dimanfaatkan masyarakat kami. Ini tidak lepas dari perhatian pemerintah provinsi yang terus membantu dalam meningkatkan dan membenahi menata infrastruktur di daerah kami,” ungkapnya. (imr)

IMRAN JAFAR/RADAR SULBAR
Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar didampingi Kepala Dinas PUPR Sulbar M. Aksan melakukan peninjauan Pengerjaan Jembatan Lilli di Kecamatan Matangnga, Polewali Mandar, Selasa 01 Desember 2020.

Pengerjaan Akses Jalan Lampa Matangnga Dikebut

MAMUJU, RADAR SULBAR–Ruas Jalan Lampa-Matangga terus dikerjakan, tahun ini satu jembatan telah terbangun di Desa Lilli, Kecamatan Matangnga.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengatakan, saat ini kondisi jalan dari Trans Sulawesi memasuki Ruas Jalan Lampa-Matangnga sudah mantap 35 Kilometer. Pihaknya terus memberikan perhatian mengingat Jalan Lampa-Matanga merupakan jalan provinsi dan menjadi akses perekonomian bagi petani baik di Kecamatan Bulo dan Matangnga, Polman.

Bahkan Ruas Jalan Lampa Matangnga itu mendukung akses pertanian di daerah Mehalaan, Mambi. Yang merupakan daerah transmigrasi memiliki potensi menjadi daerah pemasok sayur-mayur dan tanaman holtikultura.

“Kita harapkan pembangunan ini terus dilanjutkan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat agar semakin baik,” ujar Ali Senin 01 Desember.

Diketahui, Pembangunan jembatan Desa lilli Ruas Lampa Matangnga itu menggunakan dana Rp 3,18 miliar bersumber dari Dana Alokasi Umum tahun 2020 dikerjakan oleh PT Sinar wattang Polewali.

Camat Matangga, Asmadi mengatakan, sekira enam kilometer dan dua pembangunan jembatan lagi yang diperlukan untuk mempermulus akses dari Desa Lilli ke pusat Kecamatan Matangnga. Dia pun berterima kasih kepada Pemerintah Daerah yang terus memberikan dukungan infrastruktur.

“Kita bersyukur jembatan Lilli ini bisa terbangun dalam waktu singkat dan dapat dimanfaatkan masyarakat kami. Ini tidak lepas dari perhatian pemerintah provinsi yang terus membantu dalam meningkatkan dan membenahi menata infrastruktur di daerah kami,” ungkapnya.(imr)

Sementara, untuk menembus akses ke Mehalaan, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Sulbar Nur Dajwi menyebutkan akses Polman-Mambi lewat jalur Ruas Lampa Matangga menempuh jarak hingga 80 kilometer lebih. Kondisi jalan yang sudah mantap 35 Kilometer sehingga menyisakan sekira 40 Kilometer lagi untuk menuntaskan jalan tersebut.

“Secara bertahap itu bisa dituntaskan,” tutur Nur.

Rencananya, untuk 2021 mendatang pihaknya kembali mengerjakan ruas Jalan Lampa-Matangga menggunakan DAK Rp17 miliar, dan Dana Alokasi Umum (DAU) Rp 2,3 miliar, ditambah peamanfaatan dana PT.SMI. (imr)

IMRAN JAFAR/RADAR SULBAR
Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar didampingi Kepala Dinas PUPR Sulbar M. Aksan melakukan peninjauan Pengerjaan Jembatan Lilli di Kecamatan Matangnga, Polewali Mandar, Selasa 01 Desember 2020.

Pengerjaan Akses Jalan Lampa Matangnga Dikebut

MAMUJU, RADAR SULBAR–Ruas Jalan Lampa-Matangga terus dikerjakan, tahun ini satu jembatan telah terbangun di Desa Lilli, Kecamatan Matangnga.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengatakan, saat ini kondisi jalan dari Trans Sulawesi memasuki Ruas Jalan Lampa-Matangnga sudah mantap 35 Kilometer. Pihaknya terus memberikan perhatian mengingat Jalan Lampa-Matanga merupakan jalan provinsi dan menjadi akses perekonomian bagi petani baik di Kecamatan Bulo dan Matangnga, Polman.

Bahkan Ruas Jalan Lampa Matangnga itu mendukung akses pertanian di daerah Mehalaan, Mambi. Yang merupakan daerah transmigrasi memiliki potensi menjadi daerah pemasok sayur-mayur dan tanaman holtikultura.

“Kita harapkan pembangunan ini terus dilanjutkan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat agar semakin baik,” ujar Ali Senin 01 Desember.

Diketahui, Pembangunan jembatan Desa lilli Ruas Lampa Matangnga itu menggunakan dana Rp 3,18 miliar bersumber dari Dana Alokasi Umum tahun 2020 dikerjakan oleh PT Sinar wattang Polewali.

Camat Matangga, Asmadi mengatakan, sekira enam kilometer dan dua pembangunan jembatan lagi yang diperlukan untuk mempermulus akses dari Desa Lilli ke pusat Kecamatan Matangnga. Dia pun berterima kasih kepada Pemerintah Daerah yang terus memberikan dukungan infrastruktur.

“Kita bersyukur jembatan Lilli ini bisa terbangun dalam waktu singkat dan dapat dimanfaatkan masyarakat kami. Ini tidak lepas dari perhatian pemerintah provinsi yang terus membantu dalam meningkatkan dan membenahi menata infrastruktur di daerah kami,” ungkapnya.(imr)

Sementara, untuk menembus akses ke Mehalaan, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Sulbar Nur Dajwi menyebutkan akses Polman-Mambi lewat jalur Ruas Lampa Matangga menempuh jarak hingga 80 kilometer lebih. Kondisi jalan yang sudah mantap 35 Kilometer sehingga menyisakan sekira 40 Kilometer lagi untuk menuntaskan jalan tersebut.

“Secara bertahap itu bisa dituntaskan,” tutur Nur.

Rencananya, untuk 2021 mendatang pihaknya kembali mengerjakan ruas Jalan Lampa-Matangga menggunakan DAK Rp17 miliar, dan Dana Alokasi Umum (DAU) Rp 2,3 miliar, ditambah peamanfaatan dana PT.SMI. (imr)

Komentar

News Feed