oleh

Pengembalian Dana Ambulance Perairan 100 Persen Beres

MAMUJU–DPRD Mamaju mempertanyakan keberadaan feri mini dan ambulance perairan yang sempat menjadi sorotan beberapa bulan lalu, lantara pengadaanya tak sesuai harapan. Feri mini menelan anggaran sebanyak Rp 1,7 M, dan ambulance perairan anggarannya Rp 328 juta.

Kedua kapal ini dalam pengadaan diketahui cukup bermasalah. Akhirnya, pengadaan ambulance perairan oleh kontraktor melakukan pengembalian 100 persen. Wakil Ketua DPRD Mamaju, Sugianto, mempertanyakan pengembalian dana tersebut. “Kalau memang sudah dikembalikan, kami minta agar bukti registrasinya diperlihatkan,” kata Sugianto, Jumat 28 Juni, di Gedung DPRD Mamuju.

Sedangkan feri mini, yang akan dijadi alat transportasi masyarakat Pulau Balabalakang menelan anggaran Rp 1,7 miliar, oleh Sugianto mepertanyakan keberadaanya? “Kami tidak tahu dimana keberadaan kapal tersebut dan apakah sudah difungsikan dengan baik atau bagaimana,” tanya Sugianto.

Menanggapi pertanyaan DPRD Mamuju tersebut, Bupati Mamuju, Habsi Wahid menjelaskan, ambulance perairan milik Pemkab telah mendapat pengembalian 100 persen. Dana pengembalian 100 persen telah disetor ke kas daerah. Sementara, kapal feri mini akan diadakan perbaikan sesuai APBD 2018. “Anggaran ini adalah anggaran 2017, namun masih ada sisa anggaran karena beberapa item belum selesai, sehingga belum dioperasionalkan,” rinci Habsi.

Keberadaan kapal feri mini, Habsi mengaku, saat ini sedang di parkir di Rangas. ”Beberapa bulan kedepan akan dibawa ke pelabuhan oleh kontraktor untuk dievaluasi pihak Syahbandar,” tandas Habsi. (m5)

Komentar

News Feed