oleh

Pencarian Pahmi, Tim Sisir Hingga 2 KM

PASANGKAYU – Pencarian Pahmi Pratama, di hari kedua belum membuahkan hasil. Meski tim telah memperluas area pencarian hingga dua kilometer dari titik diduga tenggelamnya korban.

Pencarian melibatkan tim dari Badan SAR Nasional (Basarnas), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Mateng. Dibantu Babinsa, Polsek Baras serta personel Polres Pasangkayu. Bocah berusia 10 tahun, warga Dusun Salupontu Desa Bambakoro Kecamatan Lariang, Pasangkayu, belum juga ditemukan.

Pencarian Pahmi, Tim Sisir Hingga 2 KM

Kasat Sabhara Polres Pasangkayu AKP Mukhtar Mahdi yang juga ikut melakukan pencarian mengatakan, di hari kedua korban tenggelam ini, tim menyisir sampai ke muara sungai Lariang, sejauh 2 kilometer dari titik yang diduga tenggelamnya Pahmi, dengan menggunakan dua unit perahu karet milik Basarnas dan BPBD Pasangkayu.

“Tim melakukan segala upaya pencarian, sampai menyisir muara sungai Lariang. Dan telah melakukan manuver membuat gelombang buatan, karena sungai tersebut termasuk sungai mati dengan kedalaman empat sampai lima meter,” tutur AKP Mukhtar Mahdi, saat ditemui di TKP, Selasa 9 Januari.

Kata Mukhtar, rencananya akan dilakukan penyelaman ke dasar sungai. Tapi masyarakat setempat melarang, karena di sekitar area tersebut sering muncul buaya.

“Tim belum melakukan penyelaman karena lokasi tenggelamnya korban sering dilalui buaya. Sering disaksikan masyarakat setempat,” pungkasnya.

Korban dinyatakan hilang setelah mandi di Sungai Lariang, Minggu 7 Februari, sekira pukul 16.00 wita. Ia tidak pulang ke rumah, sementara rekan-rekannya, semuanya telah balik. (asp/dir)

Komentar

News Feed