oleh

Penanganan Stunting Jadi Prioritas Utama Tim PKK Sulbar

Jelang Peringatan HKG PKK 2019

MAMUJU–Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG), Senin 9 September, hari ini, di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulbar, diharapkan sebagai ajang silahturrahmi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sulbar. Pada peringatan HKG tingkat provinsi Sulbar, juga akan dilakukan sosialisasi terkait pencegahan stunting yang disampaikan perwakilan Kementerian Kesehatan RI.

Ketua TP-PKK Sulbar Andi Ruskati Ali Baal mengatakan, biasanya, perayaan HKG PKK dimeriahkan dengan berbagai kegiatan lomba-lomba. Namun, karena pelaksanaannya hampir bersamaan dengan HUT Sulbar, maka kegiatan lomba selalu dirangkaikan dengan lomba perayaan HUT Sulbar. Sebagai bentuk pengiritan anggaran. Karena di Sulbar, saat ini masih banyak hal prioritas yang membutuhkan anggaran.

“Kalau kita laksanakan banyak lomba-lomba pasti biaya yang di butuhkan juga banyak. Olehnya lomba-lomba kita nebengkan saja di pelaksanaan HUT Sulbar. Ini sebagai bentuk penghematan dari kami. Penghematan anggaran dan penghematan waktu,” ujarnya.

Andi Ruskati menambahkan, dalam peringatan HKG PKK, masih banyak pekerjaan yang belum dilaksanakan dan masih banyak yang ingin dilaksanakannya dalam 10 program PKK. Yakni penghayatan dan pengamalan Pancasila, Gotong Royong, Pangan, Sandang, Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga, Pendidikan dan Ketrampilan, Kesehatan, Pengembangan Kehidupan Berkoperasi, Kelestarian Lingkungan Hidup serta Perencanaan Sehat.

“Sebagai daerah yang baru berkembang, masih banyak hal-hal yang belum kita tuntaskan di Sulbar. Kedepan kita akan memprioritaskan pencegahan stunting yang masih sangat tinggi di Sulbar. Kita akan terjun langsung ke titik-titik yang angka stuntingnya tinggi untuk mencari tahu permasalahannya. Disitu kita juga memberikan sosialisasi terkait pencegahan stunting,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Andi Ruskati, dibidang pendidikan kita juga memantau permasalahan yang dihadapi saat ini. Setelah ditemukan, kita rumuskan langkah-langkah untuk mengatasinya dan selanjutnya di usulkan dalam program pemerintah. “Kita juga akan memberikan bantuan kepada pendidikan di Sulbar,” ujarnya.

Untuk meningkatkan prestasi PKK Sulbar kedepan, lanjut Ruskati, PKK Sulbar berencana akan melakukan study banding ke provinsi yang mendapatkan juara umum nasional. Kita akan mempelajari terkait apa langkah-langkah yang mereka terapkan dalam mewujudkan 10 Program kerja PKK dalam membantu pemerintahan.

“2019 prestasi kita sudah mulai membaik. Kita berhasil mendapatkan 2 penghargaan.
Diantaranya, PKK Mamuju Tengah berhasil mendapat juara ke 2 Posyandu secara nasional. Selain itu, kita juga mendapat juara 4 secara nasional dalam Pola Asuh Anak Remaja (PAAR) melalui PKK Kabupaten Majene,” ujarnya.

Andi Ruskati berharap PKK mampu menjadi mitra kerja pemerintah dan organisasi kemasyarakatan, berfungsi sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali dan penggerak pada masing-masing jenjang sehingga terlaksananya program PKK.

“Saya berharap melalui gerakan PKK , sebagai gerakan masyarakat, tumbuh dari bawah dan pengelolaannya dari, oleh dan untuk masyarakat dalam menyejahterakan keluarga, yang telah mendapatkan pengakuan dari masyarakat secara nasional maupun internasional,” ujarnya. (ian)

Komentar

News Feed