oleh

Penanganan Bencana Gempa Sulbar, SDM Lemah, OPD Harus Berbenah

MAMUJU – Pemerintahan di Sulbar tersendat paska gempa Magnitudo 6,2. Koordinasi pemerintahan kacau balau.

Dewan Pakar Sulawesi Barat Yundini Husni Djamaluddin mengatakan Organisasi Perangkat Daerah, khususnya yang melekat di Pemprov Sulbar merupakan bagian yang terdampak, sehingga beberapa kepala OPD baru dapat berkoordinasi beberapa hari kemudian.

Memasuki hari ke 12 paska gempa, masih banyak belum tertangani dengan baik. Disadari, bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) pemerintahan di provinsi ke 33 ini banyak kelemahan.

“Amat banyak kelemahan kita, SDM memang lemah tapi percayalah, hambatan, bukanlah alasan untuk kita berhenti. Hambatan, adalah rintangan yang harus kita lompati. Mari menukar kedukaan kita ini, musibah ini agar menjadi berkah yang kita olah bersama,” tutur Yundini, Selasa 26 Januari

Menurutnya, OPD harus mampu menjadikan musibah bencana gempa di Sulbar untuk berbenah agar menjadi lebih baik. Saling mensuport dalam mencari jalan keluar atas kondisi yang dihadapi. Apalagi tidak menutup kemungkinan masih terjadi gempa susulan, atau bencana lainnya seperti longsor dan banjir, maka SDM Sulbar harus bersiap menghadapi semua itu.

Sulbar tidak sendiri, berbagai pihak telah menunjukkan simpati membantu dan menguatkan Sulbar bisa bangkit dari keterpurukan. Baik dari Presiden langsung, menteri, hingga berbagai kalangan. Karenanya Perempuan berkacamata yang akrab disapa Kak Yuyun itu pun berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu Sulbar.

“Sungguh kami sangat berterimakasih atas mengalirnya bantuan untuk Sulbar tersebut,”, ujar Yuyun. “Ketika dalam kesusahan, maka orang yang datang membantu adalah malaikat bagi kami”. sambung Yuyun.

Dia menegaskan, Sulbar sedang menghadapi masa sulit, semuanya terdampak atas bencana gempa, “Begitupun saya yang ketika itu berada di Hotel Maleo, kamar runtuh oleh gempa, saya kehilangan barang berharga, barang penting dan barang kesayangan saya, namun saya syukuri, walau hanya dengan baju di badan, berhasil keluar dari reruntuhan gempa,”katanya.

Untun itu Sulbar tak boleh terlena dan putus asa. Menurutnya, saat ini tidak ada pilihan lain kecuali bangkit menjadi Sulbar yang lebih kuat dari sebelumnya. Mari kita bersatu, berdoa dengan khusuk dan bekerja dengan serius. (imr)

Komentar

News Feed