oleh

Pemprov Sulbar Segera Kirim Bantuan ke Kepulauan Balabalakang

MAMUJU – Menanggapi kondisi cuaca belakangan ini, Pemprov Sulbar baru saja melakukan rapat. Untuk membahas cuaca ekstrim dan ancaman kebencanaan di Sulbar. Termasuk banjir rob yang terjadi di sejumlah pulau-pulau kecil di Kecamatan Balabalakang, Kabupaten Mamuju.

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulbar Muhammad Idris mengatakan, sudah mendapat laporan terkait situasi warga pulau-pulau di wilayah Kecamatan Bala-balakang. Menurutnya, untuk mengatasi situasi ancaman kebencanaan itu akan dikoordinasikan dengan kabupaten. “Untuk penanganannya melalui kabupaten dulu,” ujar Idris, Senin 6 Desember.

Kata dia, dengan kondisi saat ini, Pemprov Sulbar baru dapat mendukung bantuan yang diperlukan bagi warga terdampak. “Yang dapat dilakukan, adalah memberikan dukungan kemanusiaan dengan bantuan sembako,” ujar Idris.

Informasi yang dihimpun Radar Sulbar siang kemarin, 10 pulau kecil di Kecamatan Balabalakang terpapar banjir rob sejak dua hari terakhir. Yakni Pulau Sabakkatang, Popoongan, Salissingan, Ambo, Labia, Seloang, Lamudaan, Samataha, Sumanga, dan Malamber.

Camat Balabalakang Sunarjo mengatakan, sekira 2.800 jiwa penduduk yang bermukim di pulau-pulau kecil tersebut mengharapkan perhatian pemerintah. Untuk saat ini, banjir rob bisa berdampak menjadi abrasi jika tidak tangani dengan serius.

Untuk melakukan evakuasi, kata dia, membutuhkan proses dan perencanaan yang jauh lebih matang. Sebab jarak antara satu pulau dengan pulau lainnya berjauhan. “Sekarang, kami belum berfikir melakukan evakuasi. Hal itu butuh perencaan yang lebih besar karena dari pulau ke pulau saling berjauhan,” ungkapnya.

Dia pun mengaku, kendala besar dihadapi saat ini adalah komunikasi yang sulit. Termasuk kebutuhan pokok seperti makanan yang sangat mendesak. “Kebutuhan yang mendesak saat ini adalah sembako, makanan ringan yang praktis karena dalam kondisi seperti ini masyarakat tidak melaut,” harapnya. (imr/dir)

Komentar

News Feed