oleh

Pemprov Sulbar Sasar Rehab 71 Madrasah di Empat Kabupaten

MAMUJU – Pemprov Sulbar menarget perbaikan madrasah terdampak gempa di empat kabupaten. Majene, Mamuju, Mamasa, dan Polewali Mandar (Polman).

Tercatat 71 madrasah dilaporkan rusak akibat gempa.Inmas Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulbar, mencatat 21 unit di Majene, 23 Mamuju, dua Mamuju Tengah, 19 Polewali Mandar, dan 6 unit di Mamasa. Ditambah beberapa fasilitas umum lainnya. seperti pasantren 9 unit di Mamuju ditambah tiga unit Sekolah keagamaan, dan sembilan KUA di Mamuju-Majene.

Sedang rumah ibadah rusak berupa 74 masjid tersebar di Majene; Mamuju 188 masjid, 28 gereja, 1 Pura, dan 1 Vihara; sedang di Mamasa 3 gereja mengalami kerusakan.

Kepala Biro Tata Pemerintahan dan Kesra Sulbar Saleh Rahim mengaku sudah menerima data tersebut. Pemprov berkomitmen membantu rekonstruksi untuk sekolah dan rumah ibadah.

“Sesuai arahan gubernur, kita akan berusaha maksimal membantu rumah ibadah agar dapat berfungsi kembali dan dapat digunakan oleh masyarakat,” terang Saleh, Minggu 21 Maret 2021.

Terkait sumber anggaran, nantinya akan berkolaborasi dengan berbagai pihak, mengajak seluruh stakeholder, baik Pemkab, lembaga vertikal, organisasi sosial keagamaan serta seluruh masyarakat untuk bekerjasama. “Ada juga dari APBD Sulbar 2021,” imbuhnya.

Pemprov sendiri menyediakan sekira Rp 10 miliar dalam APBD 2021 untuk menangani kerusakan akibat gempa Sulbar. Dana itu bersumber dari dana hibah untuk rumah ibadah, namun dialihkan untuk perbaikan kerusakan rumah warga dan rumah rusak. Jelasnya, bukan untuk keperluan operasional.

Bantuan

Sulbar mendapat bantuan pembangunan masjid di lokasi rencana relokasi akibat gempa Sulbar, yakni di Desa Kabiraan Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene.

Bantuan tersebut bersumber dari Tim Bangka Belitung (Babel) Peduli. Diserahkan Koordinator Tim Babel Peduli, Ujang Suprianto kepada Tim Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana Gempa Sulbar Muh Natsir, Sabtu 20 Maret 2021.

Ujang menyampaikan arahan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, bahwa bantuan tersebut sebagai misi kemanusiaan untuk Sulbar.

“Untuk sembako kita alokasikan senilai Rp 250 juta, 1000 paket sembako. Pembangunan masjid kita alokasikan sebesar Rp 350 juta, itu semua bantuan dari masyarakat Bangka Belitung,” ujarnya.

Asisten I Pemprov Sulbar Muh Natsir bersyukur sebab bantuan tersebut sangat diharapkan pemerintah Sulbar agar mengurangi beban pemerintah dalam menanggulangi pemulihan. Pihaknya pun akan menindaklanjuti penyaluran bantuan itu, dan segera melakukan pembangunan masjid.
“Apabila ini akan berjalan dengan baik, maka pemerintah Babel akan melakukan peletakan batu bersama,” jelas Natsir. (imr/rul)

Komentar

News Feed