oleh

Pemprov Sulbar dan KPK Bangun Kerjasama

MAMUJU – Pemprov Sulbar bersama Komisi Pemberasan Korupsi (KPK) kembali membangun kerja sama. Ini untuk menopang tugas pokok dan fungsi kedua pihak.

Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama penanganan pengaduan dalam upaya pemberantasan korupsi, di Jakarta, Senin 21 Desember.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sulbar Amujib menjelaskan, dengan penandatanganan kesepakatan bersama itu, maka kedepan Pemprov Sulbar semakin efisien dan transparan dalam menangani setiap laporan masyarakat.

“Penanganan pengaduan masyarakat itu lebih terkoordinasi dengan baik, tidak ada lagi panggilan yang berulang untuk hal yang sama,” tutur Amujib, Senin 21 Desember 2020.

Berdasarkan rilis KPK RI, KPK menyepakati kerja sama dengan 21 kementerian/lembaga terkait dengan penanganan pengaduan dalam upaya pemberantasan korupsi.

Dengan terkoneksinya data dengan KPK akan membuat penanganan pengaduan lebih efisien dan menghindari duplikasi penanganan. Selain itu, efektivitas juga akan meningkat dengan kemudahan koordinasi dan monitoring penanganan pengaduan antara lembaga/organisasi dan KPK.

Ketua KPK, Firli Bahuri mengatakan sistem ini menunjukkan bahwa setiap orang punya peran dalam pemberantasan korupsi. Sehingga semua orang harus sadar akan bahaya korupsi.

“Whistleblowing system ini bisa menjadi alarm atau panggilan untuk kita semua bahwa ada bahaya di sekitar kita, yaitu korupsi,” kata Firli dalam sambutannya usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama di Gedung Juang, Gedung Merah Putih KPK, Senin 21 Desember 2020.

KPK berharap kerja sama ini diimplementasikan dengan maksimal. Sehingga KPK dan mitra kerja mendapat manfaat sebesar-besarnya. Terciptanya sinergi yang mendukung tugas pokok dan fungsi kedua belah pihak.

Melalui whistleblowing system, sebuah organisasi/lembaga akan mendapat manfaat besar. Bisa mendeteksi Tipikor sejak dini. Memperoleh informasi lebih awal akan dugaan pelanggaran, sekaligus melakukan pemetaan titik-titik rawan. (imr/rul)

Komentar

News Feed