oleh

Pemprov dan Pemkab Mesti Selaraskan Arah Pembangunan

MAMUJU – Pemprov dan pemkab harus seirama dalam menyusun arah pembangunan kedepan. Sesuai potensi dan kebutuhan. Penting untuk menyatukan gerak dan langkah dalam rangka memacu pengembangan seluruh wilayah di Sulbar.

“Bagaimana program di Pemprov ada support ke bawah, juga bagaimana dari bawah ada sinkorinisasi dan penyesuaian atas agenda provinsi. Harus saling sinergi, mendukung, sebagaimana diatur dalam Permen 90,” papar Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Sulbar Safaruddin Sanusi DM, kemarin.

Pemprov dan Pemkab Mesti Selaraskan Arah Pembangunan

Dijelaskan, hal tersebut terwujud jika prioritas program kegiatan Pemprov dan Pemkab enam daerah saling bersinergi. “Tentunya dengan menyesuaikan wilayah masing-masing. Karena kita ketahui bahwa kebutuhan semua kabupaten di Sulbar ini, tidak seragam,” terangnya.

Hal tersebut juga menjadi poin utama pembahasan dalam Forum Dinas Kominfo se Sulbar yang berlangsung pada Selasa 16 Maret. Membahas arah pembangunan dan program prioritas 2022.

“Kita dorong bagaimana ada sinkronisasi program dan kegiatan 2022, khsusunya di Kominfo provinsi dan kabupaten. Termasuk pengolahan Perpres 39 tahun 2019 tentang Satu Data. Data sektorat baik provinsi maupun kabupaten harus sejalan,” tegas Safaruddin.

Disamping itu, forum bersama ini mengurai dan mengevaluasi kembali penerapan Perpres 18 Tahun 2018 tentang SPBE (Sistim Pemerintahan Berbasis Elekronik) dan internet masuk desa yang selama telah dijalankan Pemprov Sulbar.

Pertemuan virtual turut mendorong penguatan SDM pejabat pengelola informasi dan dokumentasi PPID. Apalagi Sulbar telah masuk sebagai Provinsi Informatif, yang perlu dipertahankan dengan meningkatkan kolaborasi antara pemkab dan pemprov dalam menata PPID kedepannya.

Safaruddin menambahkan, Forum Kominfo juga mengulas peran Komisi Informasi Publik (KIP), pengawal keterbukaan informasi sesuai UU Nomor 14 tahun 2008.

Tak kalah pentingnya, sinkronisasi kebijakan menangani permasalahan daerah. Salah satunya, Pandemi Covid-19 yang menerpa sejak awal 2020. Diperparah bencana gempa bumi dimana Sulbar saat ini secara perlahan bangkit menuju pemulihan.

Safaruddin menambahkan, kondisi saat ini butuh percepatan pembangunan infrastruktur, pelayanan dasar serta pembangunan ekonomi untuk kesejahteraan rakyat.

“Stakeholder harus bisa fokus mempersiapkan anggaran mengantisipasi bencana, termasuk sosialisasi terkait bencana,” tegas Safaruddin. (imr/rul)

Komentar

News Feed