oleh

Pemkab Mamuju Fokus ke Pemulihan Ekonomi

MAMUJU – Pemkab Mamuju mengaku bakal fokus pada pemulihan ekonomi hingga tahun 2022. Pertanian disebut sebagai sektor utama perekonomian di Mamuju, bakal diefektifkan.

Hal tersebut disepakati dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk tahun 2022, di Kecamatan Mamuju, Simboro dan Kepulauan Balabalakang.

Wakil Bupati Mamuju Ado Mas’ud mengatakan, pandemi Covid-19 dan bencana gempa bumi memukul perekonomian di Mamuju. Olehnya, sendi-sendi perekonomian mesti ditingkatkan kembali.

“Yang penting dibenahi ialah infrastruktur sebagai akses konektivitas sehingga produktivitas di sektor pertanian, termasuk perkebunan, peternakan dan perikanan bisa meningkat. Sektor itulah yang sangat berpotensi,” kata Ado, Selasa 16 Maret 2021.

Prioritas lainnya yang tertuang dalam Musrenbang adalah, sektor kesehatan terutama menyangkut penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi.
Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bappepan) Mamuju Khatmah Ahmad menyebutkan, pelaksanaan Musrenbang tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya.

“Yang akan menerima atau menolak usulan masyarakat adalah Camat. Tentu setelah melalui diskusi dengan semua unsur kelurahan dan desa,” beber Khatmah.

Selain itu, lanjut Khatmah, semua usulan harus diajukan melalui proposal yang akan diunggah ke sistem digital yang dikelola Pemkab Mamuju dengan menyertakan gambar, titik koordinat dan perencanaan pelaksanaan kegiatan.

Camat Mamuju Syamsul mengaku belum memutuskan mana saja usulan desa dan kelurahan yang bakal menjadi prioritas di Kecamatan Mamuju. Masing-masing desa dan kelurahan mengusulkan sepuluh program.

“Sementara kami susun, baru kami finalkan mana yang prioritas. Kalau prioritas harus berkaitan dengan visi misinya bupati dan wakil bupati,” tandas Syamsul. (ade/jsm)

Komentar

News Feed