oleh

Pemkab Mamasa Kembali Refocusing DAU

MAMASA – Pandemi Covid-19 belum berakhir membuat Pemerintah Kabupaten Mamasa kembali refocusing anggaran Dana Alokasi Umum (DAU).

Sebelumnya, Pemkap telah menganggarkan Rp10 miliar dalam APBD 2021 untuk penanganan Covid-19. Dimana Rp8 miliar untuk penanganan Covid-19 dan Rp2 miliar untuk Belanja Tak Terduga (BTT) yakni jalanan rusak.

Berdasarkan Permendagri Nomor 64 tahun 2020 pasal 5 ayat I yakni penyusunan APBD tahun 2020 dengan memperioriataskan tiga hal yaitu penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi, dan penyedia jaring pengaman sosial.

Berdasarkan hal itu dan pandemi Covid-19 masih belum berakhir. Sehingga Pemkab kembali melakukan refocusing anggaran penanganan Covid-19, berdasarkan surat edaran Menteri Dalam Negeri.

Bupati Mamasa Ramlan Badawi mangatakan pihaknya bakal kembali melakukan refocusing menindaklanjuti surat edaran Kementerian Dalam Negeri. “Kita baru saja melakukan vodio conference bersama Kementerian Dalam Negeri, sekaitan dengan refokusing anggaran,” terang Ramlan, Selasa 9 Februari.

Lanjut Ramlan, refokusing anggaran untuk tahun 2021 dilakukan karena pandemi ini belum berhenti. Sehingga pihaknya menyiapkan anggaran untuk penanganan Covid-19. Termasuk pengadaan vaksin yang akan digunakan untuk masyarakat.

Ia mengungkapkan sesuai surat edaran paling tidak refokusing anggaran sebesar delapan persen dari anggaran DAU.

“Namun tentunya kita akan rapatkan berapa persen yang akan dilakukan refocusing, dengan mengondisikan situasi pandemi Covid-19 di daerah ini,” jelasnya.

Apalagi penanganan Covid-19 di Kabupaten Mamasa merupakan yang terendah di Sulbar.

“Sehingga tidak akan sampai delapan persen, sehingga kita ancang-ancang tidak lebih dari 4 persen dari DAU,” sebutnya.

Sekretaris Kabupaten Mamasa, Ardiansyah menambahkan pihaknya merencanakan refokusing anggaran, sesuai hasil video conference Dirjen Keuangan. “Namun tentunnya ini dilakukan masih bersifat lisan yang disampaikan oleh kementerian, belum ada suratnya resmi,” ungkap Ardiansyah.

Dia menjelaskan, Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Mamasa tahun ini sekira Rp512 miliar lebih. Tentunya akan menunggu petunjuk teknis pelaksanaan refocusing.

“Dimana seperti apa teknis pengalokasiannya dan apa saja pemerintah pusat yang diminta untuk direfocusing,” jelasnya.

Walaupun belum menerima Juknis, namun karena yang sampaikan langsung pada vicom adalah Dirjen Perimbangan Keuanga. “Saya pikir itu akan pasti karena beliau akan bertanggung jawab apa yang telah disampaikan,” tambahnya. (r4/mkb)

Komentar

News Feed