oleh

Pemkab Majene Laporkan 7.240 Rumah Rusak

MAJENE – Pemkab Majene telah merampungkan data kerusakan rumah warganya, akibat gempa magnitudo 6,2 sebulan lalu.

Data tersebut bahkan telah diserahkan untuk ditindaklnjuti Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI.

Hal tersebut, terungkap dalam rapat pembahasan Kemajuan pelaksanaan rehabilitasi atau rekonstruksi pasca bencana gempa Sulbar yang dilaksanakan melalui pertemuan virtual, Senin 15 Februari.

Bupati Majene Lukman Nurman dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa Majene sudah menyerahkan semua data kerusakan bangunan.

“Saya berharap, segera dapat direalisasikan Kementerian PUPR melalui Dirjen Cipta Karya. Saya pikir, apa yang disampaikan Sekprov Sulbar itu sudah mewakili keinginan kami di Majene,” ujarnya dalam rapat di ruang rapat Bupati Majene tersebut.

Kata dia, laporan kerusakan rumah di Kabupaten Majene berdasarkan masing-masing kategori. Pada tahap I, telah dilaporan kerusakan sebanyak 4.099 unit rumah. Dengan rincian, rusak berat (RB) sebanyak 1.774 unit, rusak sedang (RS) mencapai 1.140 unit, dan rusak ringan (RR) 1.185 unit.

Sedangkan laporan tahap akhir, saat ini menjadi 7.240 unit rumah. Dengan rincian, RB mencapai 3.005 unit, RS sebanyak 1.727, dan yang RR sebesar 2.508 unit.

Kepala BPBD Majene Ilhamsyah menambahkan, kerusakan untuk kategori RB akan dibantu Rp50 juta, kategori RS dibantu Rp25 juta, dan RR sebanyak Rp10juta.

“Sebagian data sudah diperiksa oleh APIP. Datanya masih diupdate terus. Mudah-mudahan, datanya segera rampung,” singkatnya. (r2/dir)

Komentar

News Feed