oleh

Pemkab Bagikan 100.000 Vitamin dan Masker

MAMUJU – Di tengah pandemi virus korona, warga diminta tetap tenang. Tak boleh cemas apalagi panik.

Hal tersebut ditekankan Kapolda Sulbar Brigjen Pol Eko Budi Sampurno saat apel siaga percepatan penangan pencegahan virus korona, di kawasan Anjungan Pantai Manakarra Mamuju, Senin 13 April.

Pemkab Bagikan 100.000 Vitamin dan Masker

Brigjen Eko Budi menyebut, virus korona bukan sesuatu yang tak dapat dicegah. Hanya saja, penyebarannya sangat cepat.

Karena itu, masyarakat harus disiplin, tenang, waspada, dan selalu jaga kesehatan. Terapkan sosial distancing dan kurangi aktivitas di luar rumah.

“Kecemasan adalah awal dari penyakit, ketenangan adalah obatnya dan kesabaran awal dari kesembuhan,” kata Brigjen Eko Budi.

Ia berharap, warga Mamuju yang berstatus Orang Dalam Pantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Positif dapat kembali sehat dan dapat beraktivitas seperti biasa.

Apel siaga kali ini merupakan bentuk keseriusan Pemkab Mamuju, Kepolisan dan TNI, dalam menekan penyebaran virus korona.

Pemkab Mamuju bakal membagikan sekira 10.000 masker dan 100.000 Vitamin C kepada warga Mamuju. “Polda Sulbar dan Korem 142 Tatag bagikan 100 paket sembako,” sebut jenderal bintang satu itu.

Bupati Mamuju Habsi Wahid mengatakan, apel siaga yang dilakukan menindaklanjuti instruksi Presiden RI Joko Widodo dan organisasi kesehatan dunia (WHO). Semua warga harus menggunakan masker ketika beraktivitas.

Pembagian masker dan vitamin C dilakukan pada lebih 30 titik dalam Kota Mamuju. Lurah dan kepala desa di Mamuju juga diperintahkan ikut terlibat dalam gerakan ini.

“Jika ditotal ada sekira 100.000 masker dan vitamin dibagikan. Kami ingin mengedukasi masyarakat sehingga mereka proaktif dan dapat memahami bagaimana mencegah virus korona,” ujar Habsi.

Bupati mengajak warga Mamuju mematuhi instruksi Presiden RI Joko Widodo dan WHO. Terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan menjaga imunitas tubuh agar terhindar dari covid-19.
“Hari ini (kemarin, red) Pemkab Mamuju serentak di kota hingga ke desa-desa membagikan masker,” beber Habsi.

Wakil Bupati Mamuju, Irwan Satya Putra Pababari menyebut bahwa dalam Kota Mamuju, pembagian masker dilakukan di pusat keramaian, seperti pasar sentral dan pasar regional.

Irwan meminta warga mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika terpaksa keluar, harus mengenakan masker.

“Jaga diri anda, jaga keluarga anda dan jaga orang lain. Kita saling menjaga,” tandas Irwan.

Pemkab Mamuju bersama Kepolisian dan TNI juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan di tempat dan fasilitas umum dalam kota Mamuju.

Penyemprotan oleh tim gugus tugas korona melibatkan Pemkab Mamuju, Polresta Mamuju, Kodim 1418 Mamuju, Polda Sulbar, Korem 142 Tatag, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perhubungan (Dishub) Mamuju, Tagana dan BPBD Mamuju.

Menggunakan dua unit armada Damkar dan satu unit Armoured Water Canon (AWC) milik Polresta Mamuju. Penyemprotan juga dilakukan manual di pasar, perbankan, pertokoan dan pemukiman warga. (m2/ham)

Komentar

News Feed