oleh

Pembelajaran Tatap Muka Belum Dizinkan

MAMASA – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Mamasa Ramlan Badawi menegaskan proses pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah belum diizinkan. Sehingga sekolah saat ini tetap menerapkan pembelajaran dari rumah. Baik secara dalam jaringan (Daring) maupun luar jaringan (Luring).

Walaupunada Surat Keputusan Bersama (SKB) oleh empat menteri terkait memperbolehkan pembukaan sekolah. Tetapi Pemkab Mamasa memutuskan PTM belum bisa dilaksanakan diawal tahun 2021 karena perkembangan kasus Covid-19 masih tinggi.

Pemerintah pusat memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk memutuskan apakah dilakukan pembelajaran tatap muka atau tidak.

Sehingga, kata Ramlan Badawi, Pemkab Mamasa memutuskan menundanya karena Mamasa masih masuk dalam zona merah.

Bupati Mamasa Ramlan Badawi dua periode ini penundaan pembelajaran tatap muka adalah langkah antisipasi penyebaran Covid-19.

“Kita menganggap Mamasa belum aman, jadi belum diperbolehkan,” terangnya.

Selain itu, Ramlan menyampaikan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) kedepannya, agar dapat mengatur jadwal masuk kantor. “Jadi masuk kantor itu dengan shift secara bergiliran,” ujarnya.

Sehingga diminta agar para kepala OPD yang mengatur jadwal masuk kantor setiap hari.
“Karena ini dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 dan menghindari kerumunan,” tambahnya. (r4/mkb)

Komentar

News Feed