oleh

Pembayaran Non-Tunai Cegah Penyebaran Virus

MAKASSAR–Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang diinisiasi Bank Indonesia (BI), dinilai dapat menekan penyerabaran virus COVID-19. TP2DD dirancang khusus mengurangi interaksi antara satu orang dengan orang lain.

TP2DD disebar ke lima Kabupaten Kota yakni Makassar, Maros, Gowa, Barru dan Parepare.
Dengan hadirnya aplikasi ini penyebaran COVID-19 bisa ditekan. Lantaran, dapat menghindari berkumpulnya orang dalam jumlah yang banyak.

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menyebutkan, inovasi BI dalam membentuk TP2DD merupakan salah satu upaya pencegahan di masa pandemi khususnya terhadap sistem pembayaran.

”Jadi tidak ada lagi tukar menukar uang. Kedua, mempercepat proses yang selama ini harus ke bank, sekarang tinggal di rumah saja jadi bisa lebih mudah,” kata Nurdin, Selasa 1 Desember.

Nurdin mengatakan di masa pandemi, sistem digitalisasi menjadi penting. Selain menekan penyebaran virus, diprediksi dengan perkembangan zaman yang semakin modern, pertumbuhan ekonomi Sulsel juga akan semakin membaik.

”Sekarang tidak perlu lagi ke restoran belanja, pesan makan. Bahkan kita bisa rekap berapa banyak makanan yang kita pesan, inilah era digital,” ungkapnya.

Menurut mantan Bupati Bantaeng itu, di masa pandemi ini kalau toko tutup, tidak ada aktivitas banyak cara bisa dilakukan dari rumah misalnya bisa menjual produk kita tanpa bersentuhan atau mengumpulkan orang.***

Komentar

News Feed