oleh

Pembangunan Masjid al-Ikhlas Simbuang, Peletakan Batu Pertama Akhir Maret

MAMUJU – Masjid Al Ikhlas di Simbuang Kecamatan Simboro yang rubuh saat gempa bumi bakal dibangun kembali.

Rencananya peletakan batu pertama dilaksanakan pada Rabu 31 Maret 2021.
Masjid yang terletak di Jl RE Martadinata Kelurahan Simboro, Mamuju bakal dibangunn menggunakan konsep konstruksi ramah gempa dengan estimasi biaya sekira Rp 1,2 miliar.

Pembangunan Masjid al-Ikhlas Simbuang, Peletakan Batu Pertama Akhir Maret

Luas bangunan utama 18×15 meter persegi satu lantai. Masjid tersebut bakal dilengkapi dengan ruang MCK beserta tempat wudhu seluas 18×3 meter persegi.

“Rencananya peletakan batu pertama dilaksanakan sebelum bulan ramadan, yakni 31 Maret,” kata pengurus Masjid Al Ikhlas, Amran HB, Selasa 16 Maret.
Direktur Radar Sulbar, Mustafa Kufung menyampaikan, hingga sampai saat ini pengurus masjid telah mengumpulkan dana sebesar Rp 400 juta.

Dana tersebut merupakan bantuan dari Pemkot Kendari sebagai donatur utama yang disalurkan melalui Kendari Pos dan Radar Sulbar.

“Dana tersebut merupakan sumbangan dari warga Kendari yang terkumpul lewat Zikir Akbar secara virtual yang dilaksanakan Pemkot Kendari bekerja sama Kendari Pos,” sebut Mustafa.

Rencananya, lanjut Mustafa, masjid bakal dibangun dengan konsep ramah gempa. Desainnya sudah rampung. Masjid juga bakal dilengkapi dengan sarana dan prasarana UMKM di halaman masjid.

Kemarin, Direktur Kepatuhan dan SDM PT Askrindo, Kun Wahyu Wardana mengunjungi Masjid Al Ikhlas Simbuang.

Dalam kunjungannya itu dirinya berkomitmen dan bakal memberikan dukungan berupa bantuan dalam pembangunan masjid.
“Semoga dengan bantuan itu, Mamuju bisa bangkit kembali. Bantuannya bisa berkah. Masjidnya bisa dijadikan pusat pendidikan keagamaan,” pungkasnya (ade/jsm)

Komentar

News Feed