oleh

Pembangunan Jembatan Gantung Pamoseang Hampir Rampung

MAMASA – Kegiatan pembangunan jembatan gantung Desa Pamoseang hampir rampung. Pembangunan jembatan gantung yang sempat viral ini dilakukan oleh Yayasan H Kalla Grup.

Jembatan gantung ini sempat viral di media sosial dan menjadi pemberitaan media karena sejumlah siswa bertarung nyawa saat melintas jembatan karena mereka melintas menggunakan kawat yang tersisa.

Apalagi, jembatan tersebut merupakan satu satunya akses jalan yang ada di Dusun Rantelelamun Desa Pamoseang Kecamatan Mambi menuju ibukota Kecamatan Mambi. Saat ini proses pekerjaan sudah mencapai 95 persen.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamasa, Labora Tandipuang mengatakan, saat ini progres pembangunan jembatan telah mencapai 95 persen.

“Pembangunan jembatan sudah mencapai 95 persen,” terang Labora Tandipuang.

Lanjutnya, jembatan Pamoseang dibangun dari bantuan Yayasan H. Kalla Grup. “Meskipun kita juga sudah siap untuk bangun itu tetapi karena ada bantuan dari Yayasan H Kalla Grup,” ungkap Labora.

Ia mengaku sebelumnya Pemkab Mamasa telah berencana membangun jembatan yang sempat viral tersebut.

“Karena kita lebih dulu mau memperbaiki jembatan itu, tetapi ada perhatian dari Yayasan H. Kalla Grup sehingga materialnya dialihkan ke jembatan lain di Kelurahan Talippuki,” ujarnya.

Labora menyebutkan, tidak mengetahui pasti anggaran yang digelontorkan Yayasan H Kalla Group untuk membangun jembatan tersebut.

“Namun yang jelasnya, akan dibangun sampai dapat difungsikan oleh masyarakat setempat,” sebutnya.

Sementara Ia menambahkan pembangunan jembatan Talippuki, Pemkab Mamasa telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp30 juta bersumber dari dana tanggap darurat.

“Yang kita gunakan untuk pembangunan jembatan Talippuki anggaran tanggap darurat,” tambahnya. (zul/mkb)

Komentar

News Feed