oleh

Pelaku Penyiksaan Terhadap Istri Terancam 10 Tahun Penjara

PASANGKAYU – Samiudin, pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dijemput Sat Reskrim Polres Matra di Polsek Rio Pakava, Kabupaten Donggala, Sabtu (7/12).

Penjemputan tersebut dilakukan, karena usai melakukan tindakan penganiayaan terhadap istrinya, SR, ia langsung melarikan diri.

Sementara SR, disekap dalam kamar berkisar satu pekan lamanya dengan kondisi yang sangat memprihatinkan, sehingga harus dilarikan ke RSUD Ako, Kecamatan Pasangkayu.

Baca Juga: Seorang Istri Sekarat Disiksa Suami

 

Namun polisi tak membutuhkan waktu lama. Setelah menerima laporan pada 4 Desember dari keluarga SR, personel Sat Reskrim Polres Matra langsung berkoordinasi dengan Polres Donggala, Sulteng, karena informasi yang bahwa Samiudin berada di sekitar Lalundu, Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala.

“Penangkapan pelaku KDRT ini berkat kerjasama Polres Donggala dan Polres Matra,” terang Kasat Reskrim Polres Matra AKP Robertus Roejito, Sabtu 7 Desember.

Berdasarkan hasil interogasi, diperoleh Informasi bahwa tindak KDRT itu terjadi karena Samiudin cemburu dan menganggap istrinya selingkuh.

Penyidik menyita barang bukti berupa satu batang Pipa Besi dengan panjang satu meter, satu buah cerek pemanas air, martil, kabel listrik dengan panjang kurang lebih 3 meter, satu unit gunting serta senapan angin dalam keadaan patah.

Karena perbuatannya terbilang sadis, Samiudin dijerat dengan Pasal 44 ayat (2) UU Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga Junto Pasal 351 Ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (r3/ham)

Komentar

News Feed