oleh

Pasien PDP di Kalbar Bertambah Tiga Orang

PONTIANAK–Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Harisson mengatakan hari ini pihaknya kembali mendata tiga orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang diduga terjangkit COVID-19, masing-masing dua di Ketapang dan satu di Kubu Raya.

“Dari update data yang masuk sampai sore ini, ada penambahan tiga orang PDP yang baru dirawat. Dua ada di Ketapang dan satu lagi di Kubu Raya,” kata Harisson, Senin 23 Maret, di Pontianak.

Dia menjelaskan, untuk PDP baru yang ada di Ketapang, pasien pertama adalah perempuan berumur 39 tahun tinggal di Ketapang. PDP ini memiliki riwayat melakukan perjalanan ke Jakarta tanggal 21 sampai 23 Februari dan pasien ini kontak erat dengan PDP sebelumnya yang sudah dirawat terlebih dahulu di RSUD Ketapang yang berjenis kelamin laki-laki usia 56 tahun.

”Pasien ini tanggal 24 Februari mengalami sakit radang flu dan batuk, kemudian, tanggal 29 dirawat di Bogor dan pada tanggal 1 Maret karena di Ketapang sedang Kemarau, pasien mengalami demam, diare, batuk dan pilek, kemudian pada tanggal 12 sampai 14 Maret pasien di rawat di Puskesmas Marau. Pada tanggal 22 Maret di rujuk di RSUD Ketapang,” tuturnya.

Pasien kedua adalah laki-laki 32 tahun tinggal di Ketapang dengan riwayat perjalanan mengikuti pertemuan Basarnas di Bojonegoro tangal 9 sampai 16 Maret, kemudian pulang ke Pontianak dan tanggal 17 Maret pulang ke Ketapang. Pasien kemudian sakit demam, batuk pilek dan sesak dan tanggal 23 Maret di rawat di RSUD Ketapang sebagai PDP.

”Dua PDP yang ada di Ketapang ini sudah di rawat di ruang isolasi RSUD Ketapang,” katanya.

Kemudian, satu lagi pasien PDP seorang laki-laki berumur 25 tahun tinggal di Kubu Raya. Yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan ke Palangkaraya pada tanggal 26 sampai 29 Februari, kemudian tanggal 1 sampai 5 Maret melakukan perjalanan ke Jakarta dan tanggal 5 Maret pulang ke Pontianak. PDP ini mengalami batu, pilek dan sakit tenggorokan. Di rawat di RS Kartika Husada pada tanggal 22 Maret 2020.

”Secara keseluruhan, sejak Januari sampai hari ini, kita sudah merawat 37 orang PDP, 12 dinyatakan negatif dan sudah keluar dan sembuh, seorang meninggal, namun belum ada hasilnya dan sisanya juga masih masih menunggu hasil,” katanya.

Sedangkan untuk PDP yang masih dirawat di Kalbar, sebanyak 24 pasien dengan rincian, lima orang di RSUD Soedarso, enam di RSUD Singkawang, satu di RSUD Pemangkat, tiga di RSUD Sambas, dua di RSUD Sintang, dua di RS Kartika Husada Kubu Raya, satu di RSUD Melawi, satu di RS Mitra Medika dan tiga pasien di RSUD Ketapang. (ant)

Komentar

News Feed