oleh

Pasien Bertambah, Lima Warga Mamasa Positif Covid-19

MAMASA – Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Mamasa kembali bertambah. Ini setelah seorang warga asal Kecamatan Messawa, YE (24) dinyatakan positif korona berdasarkan hasil pemeriksaan swab. Hingga, Minggu 12 Juli sudah ada lima warga Mamasa yang terkonfirmasi korona.

Juru bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Mamasa Simon Ratta membenarkan adanya pertambahan pasien korona di Mamasa. Setelah seorang warga YE dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 kemudian disebut pasien 05 Kabupaten Mamasa.

“Tambahan kasus positif Covid-19 Mamasa disebut dengan pasien 05, inisial YE laki-laki umur 24 tahun yang beralamat di Desa Makuang Kecamatan Messawa,” beber Simon Ratta yang juga Kadiskominfo Persandian Mamasa ini.

Ia mengungkapkan pasien YE ini diketahui memiliki riwayat perjalanan dari luar Mamasa, yakni Makassar. “Diperkirakan terjangkit di Makassar. YE telah tinggal di Makassar selama lima tahun lamanya. YE bekerja di salah satu bengkel di Makassar kemudian pulang kampung. Pasien YE meninggalkan Makassar menuju Mamasa pada 9 Juli lalu,” beber Simon Ratta.

YE datang ke Mamasa bersama keluarganya yakni istri, anak, sepupu dan tantenya. Ia menyebutkan, YE bersama keluarga menuju Mamasa dengan menggunakan mobil sewaan atau mobil rental.

“YE bersama keluarganya, tiba di perbatasan Polman-Mamasa di Pasapa pukul 22:00 wita,” terang Simon.

Setelah tiba di pokso perbatasan, dilakukan rapid test dinyatakan reaktif. “Kemudian pihaknya merujuk YE menuju PKM Mamasa untuk dilakukan penanganan. Pada tanggal 10 dilakukan pengambilan swab dan hasilnya positif Covid-19,” jelasnya.

Sementara keluarga YE tinggal di Messwa karena telah dinyatakan non reaktif rapid test. Simon juga membeberkan saat ini jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 390 orang.

Lanjutnya, dan untuk yang dinyatakan Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 3 orang yang masih dalam penanganan dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) satu orang yang telah selesai penanganan.

Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) Unit Penanganan Khusus Covid-19 Dinkes Mamasa Amos Pampabone mengatakan diketahui YE berngkat dari Makassar dengan kendaraan sewa atau rental bersama keluarga.

Namun karena keluarga yang ada dinyatakan non reaktif rapid testnya. Meskipun demikian pihaknya telah menggolongkan keluarga sebagai yang telah kontak erat dengan YE. “Meskipun non reaktif maka kita akan lakukan swab,” beber Amos.

Ia menambahkan, sehingga direncanakan untuk keluarga korban akan dilakukan swab Rabu atau Kamis mendatang.

Sebelumnya seorang warga berinsial ME umur 19 tahun dari Desa Saloan Kecamatan Pana juga dinyatakan positif korona.

Ia menyampaikan, adapun riwayat perjalanan ME diketahui jika berangkat dari Makassar menuju Mamasa pada tanggal 7 Juli 2020, pada pukul 15.00 Wita. “Yang mana bertujuan untuk berlibur di kampung halamanya,” terang Amos.

Saat ME tiba di Pasapak, Kecamatan Messawa pada pukul 23:00 malam, pihak dari Gugus Tugas dari tim kesehatan diperbatasan Polewali-Mamasa kemudian melakukan rapid-test kepada yang bersangkutan dan dinyatakan reaktif. “Kemudian tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di perbatasan, merujuk menuju tempat Karangtina TRC Mamasa,” tambahnya.

Saat ini baik YE maupun ME dirawat di rumah karangtina TRC Kabupaten Mamasa. Iapun menghimbau kepada warga yang berada di Mamasa maupun yang di luar Mamasa agar menunda perjalanan jika akan masuk maupun keluar Mamasa.

Ia berharap agar seluruh lapisan masyarakat dalam rangka memasuki era new normal agar tetap mematuhi protokol Kesehatan. “Senantiasa taat menggunakan masker saat diluar rumah, jaga jarak, tetap meminimalisir menghindari kerumunan dan sesering mungkin cuci tangan,” tandasnya. (r4/mkb)

Komentar

News Feed