oleh

Pascagempa, Forum SKSB dan LiBu Perempuan Massif Atasi Trauma Anak

MAMUJU – 14 hari pascagempa 6,2 magnitudo di Kabupaten Mamuju dan Majene, berbagai kegiatan kemanusiaan yang dilakukan sejumlah lembaga swadaya masyarakat, terus bertambah.

Seperti halnya dilakukan LiBu Perempuan berkerjasama Forum Sulbar Kuat Sulbar Bangkit (SKSB), tak henti-hentinya menggelar psikososial di beberapa titik lokasi pengungsian.

Pascagempa, Forum SKSB dan LiBu Perempuan Massif Atasi Trauma Anak

Sabtu 30 Januari 2021, perwakilan LiBu Perempuan dan Forum SKSB melanjutkan agendanya untuk melepaskan trauma pasca gempa bagi anak-anak di Lingkungan Kurungan Bassi Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju.

Menurut perwakilan LiBu Perempuan Rahmawati Suyuti, siang tadi 59 anak menjadi sasaran. Mereka diajak bermain dan melakukan berbagai aktivitas. Seperti, bernyanyi, bercerita tentang pengalaman masing-masing menghadapi gempa, hingga menggelar permainan tradisional.

“Intinya kami hadir untuk membangun kembali kepercayaan diri anak-anak itu. Kita berupaya agar mereka tidak trauma berkepenjangan karena gempa,” ucap Rahmawati.

Koordinator Forum SKSB Ahmad Mardi menambahkan, pendekatan psikosial anak ini sudah menyasar beberapa tempat. Kegiatan tersebut akan tersebut akan terus berlanjut. Sebab menjalankan pendekatan psikosial tidak hanya satu dua kali. Ini butuh waktu yang panjang.

“Makanya kami terus bergerak menyasar tempat-tempat yang terdampak. Dan hal ini tentu juga dilakukan oleh relawan-relawan lain. Saya kita hal-hal seperti ini sangat penting menjadi perhatian bersama,” tutur Mardi.

Satu hal lagi, tambah Mardi, selama menjalankan kegiatan ini, lebih banyak dimanfaatkan permainan tradisional bagi anak. Seperti tekka-tekka dan beberapa permainan tradisional yang sudah jarang dijumpai saat ini. Itu penting agar anak-anak itu juga bisa mengenal kembali permainan tradisional di tengah semakin majunya teknologi. (ham)

Komentar

News Feed