oleh

Pasca Kerusuhan, Jayapura Lumpuh

JAWAPOS.COM–Pasca kerusuhan yang terjadi Kamis 29 Agustus, situasi terkini di Kota Jayapura, Papua berangsur membaik. Namun, kota Jayapura masih diselimuti ketakutan. Sehingga, aktivitas perkantoran, perekonomian, pendidikan dan aktivitas masyarakat masih lumpuh.

Pantauan Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group), Jumat 30 Agustus, malam, pertokoan masih tutup, sebagian masyarakat memilih berada di rumah untuk mengamankan diri. Anggota PLN mulai memperbaiki kabel jaringan yang dibakar massa dan SPBU tutup. Pasar-pasar pun hingga saat ini belum buka.

Sementara aparat kepolisian dan TNI tetap berpatroli dan melakukan pengamanan di jalan raya. Pengamanan tersebut dikarenakan masyarakat nusantara sempat melakukan aksi tandingan sembari membawa bendera Indonesia yaitu merah putih. Mereka marah lantaran tidak terima tempat usaha mereka dibakar aksi demo.

Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf A Rodja mengaku, secara umum kondisi Papua khususnya Kota Jayapura kondusif. Walaupun, masih ada beberapa masyarakat yang tidak puas akibat kejadian aksi masa Kamis 29 Agustus. ”Masa yang tidak puas masih berjaga-jaga di sekitar area tempat tinggalnya,” ucap Kapolda, Jumat 30 Agustus.

Polda papua sendiri masih selidiki oknum provokator, sementara antisipasi, Sabtu 31 Agustus. Mulai malam ini Polda Papua akan melaksanakan Patroli skala besar sambil menghimbau kepada masyarakat baik itu masyarakat papua maupun nusantara untuk tetap menahan diri.

Ia pun menghimbau kepada masyarakat yang memiliki usaha untuk kembali membuka tempat usahanya, begitu juga dengan tempat-tempat SPBU. “Kita sesali dari unjuk rasa kemarin yang berakhir dengan anakrkis,” pungkasnya. (jwc)

Komentar

News Feed