oleh

Pasar, Terminal, Tempat Ibadah Sasarasan Penyemprotan Disinfektan

MAJENE–Tim gugus tugas antisipasi penyebaran coronavirus baru atau COVID-19, Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat, melakukan sterilisasi melalui penyemprotan disinfektan di tempat-tempat keramaian di daerah itu, Jumat 20 Maret.

Sejumlah titik yang menjadi lokasi penyemprotan diantaranya, Pasar Sentral Majene, terminal dan tempat ibadah, termasuk Kantor Sekretariat Kabupaten Majene.

Wakil Bupati Majene Lukman ikut terlibat dalam penyemprotan tersebut, termasuk juga Kapolres AKBP Irawan Banuadji serta para pimpinan OPD di daerah itu.

Di lokasi pertama, yaitu Pasar Sentral Majene, sebelum dilakukan penyemprotan disinfektan, para pedagang diminta menutup lapak ataupun kios jualannya, sehingga tidak ada satupun pedagang yang membuka kiosnya.

Para petugas dari tim gugus antisipasi penyebaran COVID-19 menyemprot cairan yang merupakan zat kimia untuk mensterilkan benda-benda dari pertumbuhan kuman dan bakteri di setiap sudut pasar.

Wakil Bupati Majene Lukman mengatakan untuk tahap awal, tim gugus fokus melakukan sterilisasi di tiga titik tersebut. Selain pertimbangan anggaran, namun juga ketersediaan bahan baku dalam meramu disinfektan.

”Alat dan bahan baku untuk sementara disediakan Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan dan Dinas Kesehatan Majene,” ujar Lukman.

Wakil Bupati menyebutkan, untuk langkah selanjutnya akan menyediakan disinfektan dengan jumlah yang cukup mengingat saat ini bahan baku juga sulit di dapatkan.

Ia juga berharap dengan kegiatan tersebut akan mencegah potensi mewabahnya virus COVID-19 termasuk upaya sosialisasi kepada masyarakat untuk senantiasa waspada dan menjaga pola hidup bersih. ”Kami menghimbau masyarakat tetap bisa beraktivitas, namun dengan tetap waspada dan menjaga pola hidup bersih,” kata Lukman.

Setelah penyemprotan di Pasar Sentral, dilanjutkan di lokasi kedua yaitu Terminal Majene, kemudian Kantor Setda Majene serta Masjid Agung Ilaikal Mashir. (ant)

Komentar

News Feed