oleh

Pasangkayu Segera Fungsikan Ruang Isolasi

PASANGKAYU–Pemerintah Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat membeberkan sejumlah langkah yang dilakukan dalam mencegah penyebaran COVID-19 di daerah itu.

Ketua Tim Gugus Tugas Pencegahan COVID-19 Kabupaten Pasangkayu Firman, Jumat mengatakan saat ini pengerjaan ruang isolasi di RSUD Pasangkayu masih terus berlangsung dan ditarget selesai dan langsung dapat difungsikan pekan ini.

Kemudian RSUD juga lanjut Firman, mendapat tambahan alat pelindung diri (APD) 60 paket sehingga total APD tersedia RSUD Pasangkayu sebanyak 75 paket. Tidak hanya itu tambahnya, Gugus Tugas Pencegahan COVID-19, juga tengah mengusulkan penyediaan rapid test.

”Jadi kita berencana akan melakukan uji lab tersendiri. Makanya kami memesan rapid test sehingga penanganan suspect COVID-19 di Pasangkayu bisa cepat dilakukan,” jelas Firman.

Ia juga menyampaikan bahwa akan didirikan posko scaning di perbatasan Utara dan Selatan Pasangkayu. ”Akan ada posko di perbatasan Sarjo dan Dapurang. Jadi setiap orang yang melintas akan di cek suhu tubuhnya. Kalau ada terindikasi suspect COVID-19, langsung diisolasi dan dilakukan penanganan secara maksimal,” ujar Firman.

Ia juga meminta para camat dan kepala desa di daerah itu, ikut membentuk Satuan Gugus Tugas Pencegahan COVID-19 di daerahnya masing-masing, agar pencegahan penularan virus mematikan itu bisa maksimal dilakukan hingga tingkat bawah.

Camat dan kepala desa juga tambahnya, harus menjamin ketersediaan bahan pokok dan kestabilan harga di wilayahnya, mencegah terjadinya penimbunan bahan pokok atau pembelian sembako secara besar-besaran oleh orang tertentu.

”Bangun koordinasi yang baik antara aparat desa, camat dan kabupaten. Kalau ada masalah segera laporkan secara berjenjang, supaya bisa segera diambil langkah-langkah secara cepat,” kata Firman.

Ketua Tim Gugus Tugas Pencegahan COVID-19 Kabupaten Pasangkayu itu juga mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti imbauan pemerintah.

”Tidak gegabah dalam melakukan tindakan, yang kemudian bisa mebahayakan semua orang. Beberapa langkah pencegahan yang mesti dilakukan, yakni melakukan social distancing, menghindari kerumunan dan sering mencuci tangan menggunakan sabun,” ucapnya.

”Saya juga sampaikan bahwa PDP dan ODP yang tidak terlalu mengkhawatirkan diupayakan hanya dilakukan isolasi mandiri. Kecuali yang sangat mengkhawatirkan akan diisolasi di RSUD. Saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas sejumlah langkah tegas yang kami ambil. Ini demi keselamatan kita semua,” jelas Firman. (ant)

Komentar

News Feed