oleh

Pakai Knalpot Brong, Kendaraan Disita

MAMUJU – Belum pulih dari trauma gempa bumi, warga kini sering dikagetkan dengan suara bising knalpot racing. Utamanya malam hari.

Diharapkan pihak kepolisian memberi perhatian khusus pada pengendara yang menggunakan kenalpot brong, tersebut. Diduga mereka sengaja menakuti-nakuti warga yang sudah memilih kembali ke rumahnya.

Pakai Knalpot Brong, Kendaraan Disita

Salah seorang warga di Kelurahan Rimuku, Zainal mengatakan, suara knalpot racing membuat kenyamanan dan ketertiban lingkungan terganggu. Apalagi, dirinya baru saja kembali ke rumah setelah berhari-hari di pengungsian.

“Seperti sengaja napacu kendaraannya biar semakin keras suara motornya. Masalahnya nanti malam baru mereka lewat. Bikin kaget,” kata Zainal, Senin 8 Februari.

Menurut Zainal, semestinya dalam situasi seperti ini warga bisa saling mengerti untuk tidak melakukan hal-hal yang bisa meresahkan.

“Tentu kita berharap polisi bisa seger mencari pengendara seperti itu,” harap Zainal.

Kemarin, Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Mamuju menangkap beberapa pengendara yang menggunakan knalpot brong tersebut.

Kasatlantas Polresta Mamuju, AKP Kemas Aidil Fitri mengaku telah menindak enam orang pengguna knalpot racing. Pencarian terus dilakukan. Personel bakal terus melakukan patroli.

“Kami tahan kendaraannya sampai pemilik datang mengganti knalpot aslinya. Knalpot racingnya tetap kami sita,” ujar AKP Kemas.

Pengendara tersebut, lanjut AKP Kemas, didapat di Jl Arteri dan sekitar Anjungan Pantai Manakarra. Mereka sedang asik nongkrong bersama rekannya, sambil menggeber motornya. Rata-rata masih di bawah umur.

Operasi tersebut bakal terus digelar oleh personel Satlantas Polresta Mamuju terhadap kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot racing. (m2/jsm)

Komentar

News Feed